Pariwara
Politik

Pemilih Non KTP-el Jadi Perhatian KPUD Konawe

PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH : Rapat koordinasi antara KPUD Konawe, Disdukcapil, TNI, Polri, dan perwakilan Paslon Pilbup dan Pilgub membahas persoalan DPS yang akan ditetapkan sebagai DPT di Aula KPUD Konawe, Rabu (21/3). Foto: Helson Mandala Putera/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pemutakhiran data pemilih Konawe telah memasuki tahap penyusunan daftar pemilih sementara (DPS) hasil perbaikan. Dalam tahapan ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konawe akan memverifikasi ulang DPS untuk ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan bupati (Pilbup) Konawe dan pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra.

Dalam DPS Konawe, pemilih potensial yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) cukup banyak. Dari total 161.744 pemilih, tercatat 20.656 diantaranya non-KTP terdiri dari 11.075 pemilih laki-laki dan 9.581 pemilih perempuan. Tiga kecamatan yang memiliki pemilih potensial terbanyak, ada di Tongauna dengan 1.752 pemilih, Sampara 1.390 pemilih, dan Abuki 1367 pemilih.

Ketua KPUD Konawe, Sarmadan mengatakan pemilih nonKTP-el masih akan diteliti ulang dari data form A KWK-nya. Hal ini untuk memastikan pemilih potensial ini bisa terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sesuai jadwal, penetapan DPT akan dilaksanakan bulan April mendatang.

“Kalau setelah penetapan DPT masih ada nama yang belum terdaftar, mereka masih tetap bisa ikut memilih. Dengan catatan, mereka harus memiliki E-KTP atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Mereka nanti akan masuk sebagai DPT tambahan. Jadi KTP elektronik dan Suketnya nanti itu harus dibawa ke TPS tempatnya akan memilih,” jelasnya.

Untuk sinkronisasi data hasil temuan yang sudah ditetapkan dalam DPS lanjut Sarmadan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Selain itu, KPU juga menggandeng panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) bersama perangkatnya, beserta tim Paslon untuk melakukan pencermatan dan penelitian dalam sepuluh hari ke depan.

“Panwas juga sudah siap melakukan pengawasan terkait data tersebut, sehingga semua elemen yang terkait dengan pemutahkiran data bisa bekerjasama dengan KPU. Sebab, kita ingin agar data DPS yang kita hasilkan benar-benar valid ketika kita keluarkan sebagai DPT,” pungkasnya. (b/hel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top