Pariwara
Nasional

Lima BUMN Karya Kena Sanksi

BERI PENGARAHAN: Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (tengah) sedang memberikan instruksi pada anak buahnya. Dia mengungkapkan, hasil evaluasi yang dilakukan, ada lima BUMN karya bakal dijatuhi sanksi. Foto: JPNN

KENDARIPOS.CO.ID — Lima BUMN karya bakal dijatuhi sanksi terkait serentetan kecelakaan konstruksi yang terjadi belakngan ini. Yakni Waskita Karya, Hutama Karya, Wijaya Karya, Adhi Karya, dan Virama Karya. Waskita Karya menjadi BUMN yang terberat menerima sanksi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Waskita Karya telah mengalami paling banyak kecelakaan konstruksi dalam beberapa bulan terakhir. ”Waskita kan sudah tujuh. HK (Hutama Karya) ada yang meninggal. Wijaya, Adhi, dan Virama kecelakaan. Masing-masing punya bobot sendiri,” kata Basuki selasa (13/3).

Waskita, lanjut Basuki, direkomendasikan untuk mendapat sanksi berupa evaluasi terhadap manajemen dan pengurus. ”Manajemen itu sistemnya. Pengurus itu direksinya,” ucap Basuki. Perombakan direksi juga sangat mungkin terjadi. Teruatma untuk direksi yang langsung menangani operasional di lapangan.

Namun, Basuki mengatakan hal tersebut bukan menjadi kewenangannya. Melainkan kewenangan Kementerian BUMN. Sedangkan untuk perusahaan pelat merah lainnya, sanksi yang diberikan tidak sampai merombak manajemen dan pengurus. ”Mengganti di lapangan saja. Tapi tentu ini bergantung Menteri BUMN,” ucap Basuki.

Selain sanksi administratif, BUMN-BUMN karya itu juga tetap dijatuhi sanksi pidana jika hasil investigasi polisi menyatakan mereka bersalah. Saat ini, kepolisian sudah menetapkan beberapa tersangka untuk kasus-kasus kecelakaan konstruksi.

Untuk kecelakaan konstruksi double-double track (DDT) kereta api di Jatinegara, polisi telah menetapkan seorang tersangka. Yaitu Ahmad Nasiki yang merupakan operator launcher gantry. Sedangkan untuk proyek tol Becakayu, kepolisian telah menetapkan dua tersangka. Yakni Alfi Alkansyah yang merupakan kepala lapangan Waskita Karya dan Arief Setianto yang merupakan kepala pengawas Virama Karya. (and/oki/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top