Pariwara
Edukasi

Tiga PT Dimerger Jadi Politeknik Bina Husada Kendari

Wujudkan PT Berkualitas: Kordinator Kopertis Wilayah IX Prof. Jasrudin (kiri) menyerahkan SK perubahan status tiga PT kepada Ketua Badan Pembina Yayasan, Ones Balaka.

KENDARIPOS.CO.ID — Menjadi Perguruan Tinggi (PT) yang maju dan berkualiatas, tentu menjadi harapan semua lembaga pendidikan. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sebuah perubahan dalam hal kualitas kampus, sarana dan prasarana serta dukungan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu.

Hal inilah yang coba diwujudkan Akademi Farmasi Bina Husada Kendari, Akademi Analis Kesehatan Kendari dan Akademi Kesehatan Gigi Kendari yang kini dimerger menjadi Politeknik Bina Husada Kendari. Selain itu, Badan Penyelenggara Yayasan PPNI juga berubah menjadi Yayasan Karya Kesehatan Kendari. Merger tiga kampus menjadi satu PT dan perubahan penyelenggara yayasan ini, sesuai dua Surat Keputusan (SK) yang disetujui Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikdi).

Dua SK perubahan status pun diserahkan langsung Kordinator Kopertis Wilayah IX Kemenristekdikti, Prof Jasrudin kepada Ketua Badan Pembina Yayasan Ones Balaka pada salah satu hotel di Kendari.

Dalam sambutannya, Prof Jasrudin berharap perubahan status PT dapat memberikan kepastian hukum terkait dengan penyelenggara pendidikan peguruan tinggi dibidang kesehatan. Politeknik saat ini kata dia akan membangun PT yang baik. Kehadiran Politeknik ini akan sangat menguntungkan, dapat membantu pemerintah dalam hal tenaga kerja nantinya. Politeknik dapat membuka Program studi sesuai kebutuhan daerah dan kebutuhan nasional. Saat ini, yang dibutuhkan adalah SDM yang bisa menguasai bidangnya masing-masing. Artinya, proses pembelajaran yang diajarkan dapat diterapkan dengan baik.

“Bila mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya dengan baik, itu akan membantu daerahnya,” ujar Prof Jasrudin.

Sementara itu, Badan Pembina Yayasan Kesehatan dan Bina Husada Kendari, Dr. Muh. Satria, menuturkan dengan berubahnya status PT ini, dapat menjadikan kampus lebih berkulitas dan juga dapat meningkatkan kapasitasnya. Dia ungkapkan bahwa perubahan status ini sudah diusulkan sejak lama. Secara yuridis, Kemenkumham sebenarnya telah mengeluarkan legalitas hukum badan kampus sejak Tahun 2014. Namun persetujuannya baru bisa dilakukan Kementerian Ristekdikti 5 Februari 2018.

Makanya, lanjut Satria, nanti tahun ini perubahan status PT ini telah resmi ditetapkan. Ia juga berharap dengan perubahan ini, dapat membuat kampus menjadi efisien. Sebagai catatan, tiga perguruan tinggi, yakni DIII Analis Kesehatan Gigi, DIII Farmasi dan DIII Kesehatan Gigi akan menjadi Program studi. Sementara itu, PPNI menjadi Yayasan Karya Kesehatan. Perubahan dan penggabungan ini, resmi ditetapkan sejak SK dikeluarkan. Dalam acara penyerahan SK perubahan status tiga PT dan penyelenggara yayasan, turut disaksikan perwakilan Pemprov Sultra serta alumni dari tiga PT yang dimerger, termasuk pihak PPNI ikut hadir menyaksikan penyerahan SK tersebut. (ade/c)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top