Pariwara
Edukasi

Wasekjen MUI Bawakan Kuliah Umum di IAIN Kendari

Humas IAIN for Kendari Pos
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain (kiri) dan Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, saat kuliah umum yang bertemakan
Internalisasi Nilai Keimanan dan Ketaqwaan dalam Berbangsa dan Bernegara di Auditorium IAIN Kendari, Jumat (9/3).

KENDARIPOS.CO.ID — Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen-MUI), Tengku Zulkarnain, membawakan kuliah umum di Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Jumat (9/3). Kuliah yang bertemakan Internalisasi Nilai Keimanan dan Ketaqwaan dalam Berbangsa dan Bernegara ini, diikuti mahasiswa dan dosen kampus yang dipimpin Dr. H. Nur Alim, M.Pd tersebut.

Saat membawakan materi, Tengku Zulkarnain menyampaikan Umat Islam di Indonesia wajib mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini karena negara telah memberikan perlindungan terhadap Umat Islam dalam menjalankan ajaran agamanya.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi Umat Islam untuk tidak berterima kasih kepada negara yang telah memberikan kebebasan dalam menjalankan agamanya. “Salah satu contoh bahwa negara ini menghormati hak-hak kita dalam melaksanakan ajaran agama adalah saat Aparatur Sipil Negara melaksanakan ibadah haji, negara memberikan cuti sampai 40 hari, coba kalau ke negara lain apakah seperti itu,” ucapnya.

Lebih jauh, Mantan Dosen Linguistik pada Universitas Sumatera Utara ini, secara lugas juga mengingatkan agar semua pihak senantiasa menghargai keberagaman dengan cara tidak saling mencampuri urusan agama lain. “Biarkanlah agama lain menjalankan keyakinannya, tidak usah kita saling mengurusi, negeri ini akan aman jika kita fokus dengan internal agama kita masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai Umat Islam hendaknya fokus kepada internalisasi nilai keteladanan dari Rasulullah Saw., sehingga kita senantiasa mendapatkan hasanah dan mahabbah dari Allah Swt. Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim. Dalam sambutannya, ia mengatakan kehadiran tokoh yang cukup populer di media massa ini, dalam rangka memberikan alternatif pemikiran kepada sivitas akademika terkait perpektif bernegara dan berbangsa.

Rektor juga menegaskan bahwa sivitas IAIN Kendari menghargai perbedaan pemahaman dalam menjalankan ajaran agama. “Ajaran agama Islam itu seragam, tetapi pengamalannya beragam tergantung pemahamannya, sepanjang tidak bertentangan dengan aqidah dan konstitusi maka kita perlu menghargai perbedaan,” tutupnya.

Kuliah umum dihadiri oleh sekitar 500 orang yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa IAIN Kendari, para aktivis organisasi keagamaan dan sejumlah tokoh masyarakat. (wan/b)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top