Pariwara
Edukasi

Pendaftar SNMPTN UHO Capai 8.174 Orang, Manajemen jadi Prodi Favorit

La Hamimu

KENDARIPOS.CO.ID — Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Halu Oleo (UHO) resmi ditutup 6 Maret. Sebanyak 8.174 siswa tercatat mendaftar di UHO. Dari jumlah tersebut, UHO hanya dijatah 3.448 orang. Itu artinya, sebanyak 4.726 pendaftar dipastikan akan gugur. Meskipun gugur, bukan berarti peluang untuk studi di kampus yang dipimpin Prof. Dr.Muhammad Zamrun Firihu, M.Si., M.Sc., sudah tertutup. Pasalnya, UHO masih akan membuka dua jalur penerimaan, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota 2.596 orang, dan Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) dengan daya tampung 2.596 orang. Total kuota mahasiswa baru UHO tahun 2018 dari tiga jalur seleksi tadi mencapai 8.640 orang.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pustik UHO, Program studi (Prodi) terfavorit, kembali disabet Manajemen yang menempati urutan pertama yang paling banyak dipilih siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Jumlahnya mencapai 1.109 peminat. Sedangkan Fakultas Kedokteran, adalah fakultas yang persaingannya paling ketat.

Wakil Rektor I UHO, La Hamimu, S.Si, MT, Ph.D, mengatakan, pendaftaran SNMPTN telah berakhir 6 Maret lalu. Adapun pengumumannya akan dilaksanakan 27 April mendatang. Dari jumlah 8.174 pendaftar, Prodi manajemen, akuntansi, pendidikan dokter, Farmasi dan Tehnik Informatika (TI) masih menjadi lima favorit teratas.

“Tahun lalu paling banyak peminat manajemen, sampai lebih 1000 orang. Akuntansi 900 lebih. Lima Prodi yang selama ini jadi favorit, masih ada di urutan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kenapa manajemen tertinggi, karena di sana bisa masuk siswa dari jurusan IPA dan IPS. siswa SMK juga bisa masuk. Kalau kedokteran, hanya dari IPA. Tapi memang kedokteran yang paling ketat persaingannya. Tahun 2015, itu lebih banyak pendaftarnya karena tidak ada pembatasan sekolah dan akreditasi. Semua sekolah bisa menginput siswanya, sekarang dibatasi. Kalau sekolah akreditasi A hanya 50 persen dari jumlah siswa,” katanya, kemarin.

Tabulasi data UHO, ada peningkatan jumlah pendaftar di tahun 2018 ini, dibanding tahun lalu. Dimana, tahun 2017, pendaftar hanya 7.754 orang dan di tahun 2018 ini, sebanyak 8.174 orang. Tapi, lima Prodi teratas masih sama di tahun lalu. Tahun 2017, pendaftar di Prodi Manajemen sebanyak 1020 pendaftar, tapi daya tampung atau yang diterima hanya 190 orang. Akuntansi 1001 pendaftar atau peminat, tapi daya tampung atau yang diterima hanya 145 orang. Farmasi sebanyak 776 peminat, tapi daya tampung atau yang diterima hanya 80 orang. Pendidikan Dokter sebanyak 669 peminat, tapi yang diterima hanya 32 orang. Sedangkan peminat Teknologi Informasi sebanyak 561 orang, dengan daya tampung 30 orang.

Tahun 2018 ini, peminat Prodi Manajemen sebanyak 1.109 orang, Akuntansi 971 orang , Farmasi 823 orang, Pendidikan Dokter 675 orang dan Teknologi Informasi sebanyak 610 orang. “Tahun ini, di Prodi manajemen daya tampungnya 140 orang, akuntansi daya tampungnya atau yang akan diterima 100 orang, farmasi daya tampung 80 orang. Pendidikan Dokter daya tampungnya naik dibanding tahun lalu yakni dari 32 di tahun lalu, sekarang daya tampungnya bertambah menjadi 40 orang dan Teknologi Informasi sebanyak 24 peminat,” jelasnya.

Hamimu menjelaskan, pengumuman SNMPTN akan dilaksanakan pada 27 April. Namun, seperti apa kriteria dan standar kelulusan SNMPTN, hingga saat ini belum ada. Sebab, itu masih akan dirapatkan di Kemeristekdikti. “Kriteria belum ada. Makanya kita dipanggil rapat di Kementerian untuk rapat penentuan kriteria dan standar kelulusan. Bagaimana menyusun bobot penilaian, nanti di rapat itu ketahuan. Rapatnya dari tanggal 15 s.d 16 Maret,” tutupnya. (Ind/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top