Pariwara
Konawe Kepulauan

Faza Ibrahim, Anak Yatim yang Mengalami Gizi Buruk Tak Punya BPJS, Biaya Ditanggung Wakil Bupati

KENDARIPOS.CO.ID — Pipih Liyani merasa sangat bersyukur tinggal di Konawe Kepulauan (Konkep). Sebab, ketika dia sedang kesulitan membayar biaya perawatan anak semata wayangnya, Ibnu Faza Ibrahim karena kartu BPJS-nya sedang bermasalah, muncul Wakil Bupati Konkep, Andi Muh Lutfi yang jadi “dewa” penolong. Dia siap menanggung biaya perawatan.

Ibnu Faza Ibrahim hanya bisa terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Selasa (6/3). Anak tunggal berusia 6 tahun itu didiagnosis menderita gizi buruk oleh dokter. Disampingnya, ada ibunya Pipih Liyani yang terus menangis.

Sesekali dia memandang wajah anaknya yang berusia enam tahun itu sambil mengusap kepalanya. Liyani yang berdomisi di Desa Moso, Kecamatan Wawonii Tenggara itu tidak bisa berbuat banyak mengetahui anaknya yang direncanakan tahun ini memasuki dunia pendidikan terkena penyakit yang masuk kategori luar biasa. Awalnya sakit anaknya itu hanya terkena sarampa (bintik-bintik di badan). Tetapi dokter rumah sakit menyebutnya penyakit gizi buruk.

Ibu yang berumur 31 tahun ini, bingung setelah bidan desa menyarankan agar anaknya dirawat di RSUD. Karena kondisi anaknya makin memprihatinkan. “Pertama hanya diperiksa dan diberi obat biasa sama bidan desa. Karena badannya bintik-bintik terkena sarampa. Baru tidak bisa diimpus,” kata Liyani, saat ditemui di ruang rawat inap RSUD Konkep, Selasa (6/3).

Dia bercerita, anaknya mulai terkena penyakit sejak 12 hari lalu. Dia tidak bisa berbuat banyak karena kondisi ekonomi yang membelitnya. Apa lagi suaminya sudah pergi meninggalkan wanita yang kini bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu sekolah di desa itu. Kartu jaminan kesehatan nasional (Jamkesmas) yang ia miliki sebelumnya tak kunjung jelas setelah diambil perangkat desa, dengan alasan untuk diubah menjadi kartu jaminas kesehatan daerah (Jamkesda). “Saya tidak punya biaya, kartu Jamkesnas diambil oleh perangkat desa untuk diperbaharui. Tetapi sampai saat ini kartu itu belum juga dikembalikan. Anak saya sakit sejak 12 hari lalu. Nanti hari Minggu 4 Februari baru saya nekat bawa di rumah sakit,” beber wanita berhijab itu.

1 of 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top