Pariwara
Bombana

Jalan Licin di Bombana Bahayakan Pengendara

DOKUMEN KAMARUDDIN/KENDARI POS
JALAN : Masyarakat Mataoleo di Kabupaten Bombana harus melintasi jalan licin ini dengan berhati-hati. Jika tidak, maka dapat membahayakan pengendara.

KENDARIPOS.CO.ID — Masyarat Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana harus lebih bersabar dengan kondisi jalan yang sangat licin dan dapat mengancam nyawa kapan saja. Sebab pekerjaan jalan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana melalui Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum tahun 2017 lalu itu baru akan dikerjakan dua atau tiga bulan lagi.

Kabid Bina Marga Dinas PU, Rafid, ST, yang ditemui membenarkan, jalan tersebut baru akan dikerjakan dua atau tiga bulan kedepan. Pasalnya pekerjaan jalan dengan anggaran Rp 18 miliar itu masih dalam proses lelang. “Tapi lelangnya belum dimulai karena kami masih menunggu SK penunjukan PPK. Nanti setelah itu, baru akan dilalukan lelang. Jadi kurang lebih prosesnya sekitar dua atau tiga bulan,” paparnya.

Rafid mengaku, anggaran tersebut akan diperuntukan bagi pekerjaan jalan dan talud serta drainase. Namun dirinya belum bisa menyebutkan panjang jalan yang akan dikerjakan dengan menggunakan APBD 2018 itu. “Belum bisa ditargetkan berapa meter. Karena bukan hanya aspal yang akan dikerja, tapi bangunan pendukung jalan juga. Kita akan prioritaskan bangunan jalan terlebih dahulu. Apalagi melihat kondisi jalan sudah ada beberapa titik yang longsor dan harus segera dibangunkan talud,” paparnya.

Saat ditanya kondisi jalan yang sangat licin dimusim hujan dan rawan terjadi kecelakaan, Rafid, menegaskan, sudah seharusnya jalan tersebut saat diratakan, harus menggunakan tanah urugan pilihan seperti kerikil atau semacamnya. “Kalau hanya tanah cutting yang dipakai timbun pasti akan sangat licin. Saya tidak begitu mengerti berapa anggaran pekerjaan cutting itu, apakah ada anggaran tanah urugan pilihan atau tidak, soalnya bukan saya PPKnya waktu dianggarakan,” alasannya.

Sebelumnya Kendari Pos mengunjungi langsung lokasi pekerjaan jalan cutting tersebut. “Licin sekali jalan, salah sedikit saja jatuh kita. Apalagi banyak yang longsor, kalau jatuh pasti mati kita. Dalam kondisi hujan begini banyak yang pilih lewat gunung walaupun tanjakannya tinggi sekali. Tapi dari pada lewat sini bahaya. Harapan kami bisa diperbaiki cepat karena warga menderita sekali,” keluh Udding, warga Desa Batu Sempe. (b/kmr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top