Pariwara
Bau-bau

BNPB Respon Usulan 47 M BPBD Baubau

BPBD BAUBAU FOR KENDARI POS
BANTUAN : Pj Wali Kota Baubau, Hado Hasina (kiri) saat bertemu Deputi Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB RI di Jakarta beberapa waktu lalu untuk memastikan permohonan bantuan mendapat respon.

KENDARIPOS.CO.ID — Penantian panjang Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, akhirnya terjawab. Usulan anggaran untuk perbaikan talud sebesar Rp 47 miliar yang diajukan sejak dua tahun silam mendapat respon dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Usulan bantuan yang kita ajukan 2016 lalu akhirnya direspon. Tim dari BNPB RI sudah turun melakukan verifikasi lapangan mengecek langsung kondisi talud. Hasilnya, memang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan perbaikan agar tidak memicu terjadinya banjir dimusim penghujan,” kata Kepala BPBD Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/3).

Pengajuan bantuan perbaikan talud itu, lanjut dia, telah diusulkan pihaknya sebanyak dua kali. Pertama dilakukan pada 2016 kemudian diperbaharui kembali 2018. “Alhamdulillah, setelah dua kali kita ajukan akhirnya mengalami kejelasan dan tim verifikasi dari pusat diturunkan. Dari sekian banyak yang mengajukan bantuan di Sultra, yang direspon untuk mendapatkan bantuan hanya empat daerah, yakni Kota Baubau, Kota Kendari, Kabupaten Kolaka Utara dan Buton Utara,” terangnya.

Mengenai besaran bantuan yang akan dikucurkan, ia belum bisa memastikan. Tetapi jika mengacu dari pengalaman sebelumnya, biasanya dari total nominal proposal yang diajukan, maka akan disetujui setengahnya saja. “Respon pemerintah pusat terhadap usulan bantuan tersebut diperkuat dengan dukungan dari Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau, Hado Hasina. Karena belum lama ini, saya bersama Pj Bupati menghadap langsung Deputi BNPB RI Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi mengenai usulan bantuan. Jadi kita tinggal menunggu saja,” terangnya.

La Ode Muslimin Hibali menambahkan, usulan bantuan yang diajukan adalah untuk perbaikan empat titik talud. Karena saat musim penghujan tidak dapat menampung aliran air. “Ada empat titik talud yang kerap meluap saat musim hujan. Satu di Kecamatan Kokalukuna, tiga di Bungi,” pungkasnya. (b/ahi)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top