Pariwara
Bau-bau

Atasi Kemacetan, Baubau akan Terapkan Sistem One Way Trip

H. Hado Hasina

KENDARIPOS.CO.ID — Persoalan kemacetan lalu lintas yang mulai melanda Kota Baubau sudah lama dibahas. Bahkan, sebelumnya pada April 2016, Dinas Perhubungan Kota Baubau berjanji akan membangun kawasan parkir umum tiga lantai sebagai lokasi penampungan kendaraan. Khususnya mobil dan motor yang selalu terpakir bebas dua arah di bahu jalan dalam kawasan kota yang menjadi biang kemacetan. Sayangnya sampai saat ini janji tersebut belum juga diwujudkan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau, H. Hado Hasina, mengatakan, kondisi lalu lintas di otoritanya itu memang membutuhkan penanganan serius. Hal itu, seiring dengan kondisi Kota Baubau yang terus mengalami pertumbuhan volume kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Sementara untuk melakukan pelebaran jalan khususnya dalam wilayah kota agar memperlancara arus lalu lintas tidak memungkinkan. “Harus ada langkah nyata untuk menangani persoalan ini,” kata Hado Hasina saat ditemui usai menghadiri kegiatan pemerintahan, Selasa (6/3/2018).

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra itu, pihaknya telah memiliki ide untuk menangani persoalan lalu lintas di Baubau. Yaitu, dengan melakukan rekayasa lalu lintas sistem one way trip atau perjalanan satu arah. “Pemberlakuan one way trip ini adalah jika dalam kota jalannya banyak dengan ukuran yang tak bisa dilebarkan. Maka jalan satu-satunya adalah melakukan rekayasa lalu lintas. Sehingga jalan yang awalnya dua arah akan kita alihkan menjadi satu arah. Jadi bahu jalan bagian kiri bisa jadi tempat parkir,” terangnya.

Pihaknya akan bekerja sama dengan Polda Sultra dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas dan Satlantas Polres Baubau. “Saat ini, semua sedang kita kemas. Kita akan undang untuk membahas (rencana pemberlakuan one way trip) termasuk media untuk memberikan masukan,” sambungnya. Selain itu, mengenai kemacetan yang sering terjadi dalam kota khususnya bagian pertokoan, pihaknya akan mengupayakan lahan parkir umum. Sehingga kendaraan pemilik Ruko tak boleh lagi parkir di bahu jalan di wilayah itu. “Minimal ada dua tempat untuk lokasi parkir yang akan kita siapkan. Yaitu di samping Mall Umna Rijoli dan di samping Pelabuhan Feri Batulo. Jadi nantinya semua kendaraan akan parkir di sana. Pemilik Ruko tidak boleh lagi memarkir mobilnya 24 jam di bahu jalan. Karena jalan ini adalah milik publik,” tegas Hado Hasina. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top