Pariwara
Konawe Kepulauan

Wanita di Konkep Butuh Bantuan Rumah

Amran

KENDARIPOS.CO.ID — Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) dalam melihat kondisi warganya, harus terus ditingkatkan. Anggota DPRD di daerah itu banyak menemukan warga yang tinggal pada rumah tak layak huni. Contohnya warga yang berada di Desa Bangun Mekar, Kecamatan Timur Laut. Di wilayah itu ada 20 wanita tak bersuami (janda), yang mengusulkan bantuan rumah layak huni, dari 111 kepala keluarga (KK). Karena saat ini mereka tinggal di gubuk yang jauh dari kata layak.

“Saat saya reses, warga di Desa Bangun Mekar mengusulkan bantuan rumah layak huni sebanyak 20 unit untuk wanita tak bersuami,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Konkep, Amran saat ditemui, Minggu (4/3). Selain bantuan rumah, saat mengelar reses masa sidang I 2018, warga di Desa Watuondo dan Desa Bangun Mekar, juga mengusulkan pengadaan air bersih. Karena sampai saat ini, air bersih di desa tersebut sama sekali tidak berfungsi. Padahal proyek pengadaan air bersih di dua desa tersebut sudah dibangun sejak 2016 lalu.

“Memang ada bak air bersih dan jaringan yang dipasang. Tapi sampai saat ini, air tidak mengalir di pemukiman warga. Selain itu juga, warga mengusulkan bimbingan ekonomi, pengelolaan tambak, rompong gantung dan empang. Karena di desa itu mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan,” ujar alumni FKIP Universitas Halu Oleo tersebut. Menurut Amran, jaringan listrik juga dikeluhkan warga di Desa Watuondo. Karena sampai saat ini, listrik PLN 24 jam belum menerangi pemukiman yang dihuni 91 kepala keluarga dan 300 jiwa.

“Mereka masih mengharapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk menerangi perkampungan. Tetapi alat PLTS itu sangat memprihatinkan karena tidak bisa membekukan air menjadi es,” terangnya. Keluhan yang sama juga disampaikan warga Dongkalaea, Kecamatan Wawonii Utara, salah satunya ketersediaan air bersih. Proyek air bersih yang dibangun 2016 tidak bisa dinikmati warga. Bak penampungan air untuk disalurkan kepada warga, pecah. Sehingga alternatif memasang terpal untuk menampung air bersih agar bisa dikonsumsi, dilakukan warga. “Saya juga sudah meninjau lokasi bak proyek air bersih itu. Kondisinya sangat-sangat memprihatinkan,” sindir politikus PKS itu.

Dia berjanji, aspirasi warga yang ia peroleh akan diparipurnakan dan dibawa ke Musrenbang kecamatan dan kabupaten. “Ini adalah aspirasi masyarakat dan harus diperjuangkan. Tahun ini kita akan bahas dan insyaallah 2019 mendatang akan terealisasi,” janji mantan anggota Komisi I DPRD Konkep itu. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top