Pariwara
Olahraga

Penjaringan Bibit Unggul Lewat O2SN

SIAP BERTARUNG: Acara pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten yang dilangsungkan di halaman SMA Negeri 2 Lumajang (Humas Pemkab Lumajang for RAME)

KENDARIPOS.CO.ID — Seluruh SMA/SMK di Kabupaten Lumajang saat ini tengah memperebutkan juara satu ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten. Ada empat cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Siswa yang dinobatkan juara satu dalam masing-masing cabor akan mewakili Lumajang bertanding di tingkat provinsi.

Minggu (4/3), menjadi hari pembukaan kompetisi olahraga para siswa SMA/SMA itu, baik negeri maupun swasta. Plt Bupati Lumajang, Buntaran Suprianto, tampak hadir pada pembukaan O2SN yang dilangsungkan di halaman SMA Negeri 2 Lumajang itu. Ajang ini akan berlangsung hingga sepekan ke depan, 10 Maret. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lumajang, Sugiono menuturkan, ini kali pertama semua SMA/SMK dilibatkan dalam ajang pencairan bibit unggul untuk mewakili kabupaten bertanding di tingkat provinsi. Sebelumnya, kata dia, mekanisme pendelegasian dilakukan dengan sistem tunjuk. “Metode yang seperti ini benar-benar fair. Sehingga, semua SMA, bahkan yang di daerah ujung seperti Pronojiwo, juga bisa ikut berkompetisi,” terangnya.

Masing-masing cabor menggelar pertandingan di tempat berbeda. Pertandingan pencak silat digelar di Padepokan PO (Pencak Organisasi), cabor atletik diadakan di Stadion Semeru, pertandingan renang dilangsungkan di Kolam Renang Veteran, sementara bulu tangkis ditempatkan di Gedung SMK Tekung.

Kompetisi tingkat kabupaten ini menjadi lanjutan dari kompetisi di masing-masing sekolah yang berlangsung pekan lalu. Pada akhirnya, dari banyak peserta yang terlibat akan semakin mengerucut hingga didapat atlet siswa terbaik yang bakal dipertandingkan pada O2SN tingkat yang lebih tinggi. “Ini akan berlanjut terus dari Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional. Bahkan Internasional,” jelas Sugianto.

Dia menambahkan, selain pencak silat, cabang sepak takraw sebenarnya dalam sejarahnya cukup gemilang bagi Lumajang. Kota Pisang ini memiliki banyak atlet muda potensial di bidang sepak takraw. Hanya saja, imbuh Sugianto, cabor sepak takraw tidak dilibatkan dalam O2SN tahun ini. Khusus sepak takraw, pihaknya masih memberlakukan sistem tunjuk tanpa kompetisi lebih dulu di tingkat kabupaten. Alasannya karena peminat sepak takraw lumayan sedikit. “Jadi, tidak perlu penyaringan, karena pilihannya tidak banyak. Langsung ditunjuk untuk mewakili kabupaten ke provinsi,” pungkasnya. (JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top