Pariwara
Hukum & Kriminal

Cabuli Anak 6 Tahun di Konawe, Om Ojek Ditangkap di Kolaka

Sutan Syukur alias Sutan, yang disebut korban sebagai Om Ojek, Pelaku Cabul Ditangkap di Kolaka

KENDARIPOS.CO.ID — Kasat Reskrim Polres Konawe Iptu Rachmat Zam Zam memimpin anak buahnya yang tergabung dalam tim khusus (Timsus) mengejar pelaku cabul anak di bawah umur. Mereka mengejar pelaku hingga di Pomalaa, Kolaka. Tim khusus pulang tak sia-sia. Mereka berhasil membekuk pelaku cabul, Sutan Syukur alias Sutan (28). Pelaku yang juga warga Kelurahan Wawotobi, Kecamatan Wawotobi, Konawe ditangkap dalam pelariannya kampung halamannya di Kecamatan Pomalaa.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar melalui Kasat Reskrim Iptu Rachmat Zam Zam mengatakan pelaku telah mencabuli korban TT yang masih berusia enam tahun. Orang tua korban dan pelaku sudah saling kenal. Pelaku dipercayakan untuk mengantar korban ke sekolah.
Belakangan terungkap pelaku juga kerap menjemput korban dari sekolah, dan melakukan perbuatan asusila berulang kali di tempat sepi di Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha. “Perbuatan bejat tersangka sudah dilakukan sejak November 2017,” ujar Iptu Rachmat Zam Zam, Kamis (1/3/2018).

Perbuatan bejat pelaku diketahui setelah orangtua korban kaget melihat perubahan sikap anaknya selama dua bulan terakhir. “Ada beberapa perubahan sikap seperti murung, melamun, dan takut ke sekolah. Nah, menanggapi perubahan anak maka pada hari Jumat 16 Februari lalu, orangtua mencoba berkomunikasi dengan anak,” terangnya. Setelah ditanyai, korban mengaku alat vitalnya pernah disentuh seseorang. Ketika ditanya siapa yang melakukannya, korban menjawab pelakunya dengan sebutan Om Ojek. “Katanya, sewaktu dijemput om ojek, ia dibawa ke tempat sepi, lalu diperlihatkan video porno. Pelaku bertanya apakah korban mau seperti dalam video. Korban menolak dengan menggeleng, tetapi pelaku menangkat rok lalu menjamah alat vital korban sambil meminta korban memegang alat vital pelaku,” jelas Iptu Rachmat Zam Zam.

Setelahnya mendengar pengakuan anaknya, orangtua korban langsung ke Polres melapor Jumat (23/2) lalu. Polisi langsung membentuk tim untuk menangkap pelaku yang diduga telah melarikan diri. “Kita prediksi pelaku berada di kampungnya. Kami tangkap pelaku di Pomalaa,” ungkap Iptu Rachmat Zam Zam. Pelaku telah terbukti melakukan tindak pidana cabul terhadap anak sebagaimana dimaksud pasal 82 juncto pasal 76 E UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Pelaku diancam dengan hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun,” pungkas Iptu Rachmat Zam Zam. (hel/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top