Pariwara
Bau-bau

Pemkot Baubau Alokasikan Rp 30 M Bangun Rusunawa ASN

Yulia Widiarti

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan dilakukan. Melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2018, Dinas Perumahan Kota Baubau mendapat alokasi dana sekitar Rp 30 miliar. Seluruhnya akan digunakan untuk biaya pembangunan satu unit Rusun sebanyak 50 kamar berukuran 3×6 meter. Sekretaris Dinas Perumahan Kota Baubau, Yulia Widiarti, mengatakan, pembangunan Rusunawa ASN kategori MBR adalah diperuntukkan bagi yang bergaji di bawah Rp 4 juta. Meski memiliki penghasilan tetap, namun semua itu masih tergolong rendah untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk membangun rumah pribadi.

“Makanya, ASN dengan gaji di bawah Rp 4 juta, dalam hal ini golongan II dan III, masuk kategori MBR. Makanya, selain bagi masyarakat umum pembangunan Rusunawa ini juga disediakan untuk ASN kategori MBR,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/2). Saat ini seluruh administrasi untuk pembangunan Rusunawa telah dilengkapi dan diajukan ke pemerintah pusat. Makanya, Kota Semerbak itu menjadi salah satu daerah yang mendapatkan alokasi APBN untuk pembangunan Rusunawa. “Di Sulawesi Tenggara, Kota Baubau menjadi salah satu daerah prioritas untuk pembangunan Rusun. Sebab, dari sisi administrasi kita suda lengkap,” ujar Yulia Widiarti.

Mengenai lahan, tidak ada masalah. Pemkot masih memiliki puluhan hektare lahan di kawasan BTN Palagimata. Sehingga pembangunan akan dilakukan di lokasi tersebut. “Dari 12 hektare lahan milik Pemkot di Palagimata, yang terpakai baru sekitar tiga hektare. Sehingga pembangunan akan kita fokuskan dibagian belakang (Palagimata). Semua itu telah diverifikasi tim dari pusat dan dinilai layak,” sambungnya.

Yulia Widiarti mengaku, saat ini pihaknya tinggal menunggu proses lelang dari pemerintah pusat yang sementara berjalan. Ia menambahkan, jika mengacu dari hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya bersama pemerintah pusat, Rusunawa yang akan dibangun kali ini berbeda dari sebelumnya. Baik itu luas kamar maupun fasilitas pendukungnya. “Rencananya di dalam kamar sudah lengkap. Seluruhnya akan disediakan langsung dengan tempat tidur dan fasilitas lain. Kemudian jika Rusun yang selama ini hanya satu kamar, kali ini dengan tipe 3×6 akan dibuat dua kamar. Mudah-mudahan tidak ada yang berubah. Karena pembahasan awal yang disampaikan pemerintah pusat, demikian,” pungkasnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top