Pariwara
Metro Kendari

BNNP Sultra Edukasi Pelajar dengan Lomba Pidato P4GN

LOMBA PIDATO : Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Bambang Priyambadha membuka lomba pidato P4GN di Lippo Plaza Kendari, Selasa (27/6). Delapn SMA dan SMK di Kota Kendari antusias mengirim delegasinya dalam lomba tersebeut. Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengedukasi generasi emas Sultra agar terhindar dari narkoba. Salah satunya, melalui penyelenggaraan lomba pidato Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Para pelajar se-Kota Kendari berlomba memikat dewan juri dengan tema umum pidato “Raih Prestasi Tanpa Narkoba” dalam lomba yang digelar di Lippo Plaza Kendari, Selasa (27/2).

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan melalui program tersebut diharapkan seluruh elemen pendidikan di Sultra dapat menjadi pioner dalam melakukan implementasi dan preventif primer melawan penyalahgunaan narkoba. Sehingga terbentuk perilaku anti penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bagi bagi siswa-siswi dilingkup pendidikan masing-masing. “Kita harapkan para pelajar menjadi pioner di sekolahnya masing-masing dalam rangka melawan peredaran gelap narkoba,” ujar Brigjen Pol Bambang Priyambadha usai membuka lomba pidato, selasa (27/2).

Pelibatan lingkungan pendidikan dalam P4GN tertuang dalam pasal 60 ayat 2 poin C UU 35 tahun 2009 tentang narkotika yaitu mencegah generasi muda dan anak usia sekolah dalam penyalahgunaan narkotika, termasuk dengan memasukkan pendidikan yang berkaitan dengan narkotika dalam kurikulum. Bahkan, khusus untuk Sultra menjadi daerah percontohan yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran tentang P4GN.

Apalagi, kata Brigjen Pol Bambang Priyambadha, narkoba ini merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam dunia dan bisa digunakan sebagai salah satu sejata dalam proxy war. Nah, berdasarkan hasil survei nasional bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika BNN tahun 2016 diketahui prevalensi penyalahgunaan narkotika pada kelompok pelajar dan mahasiswa sebesar 1,9 persen atau rasionya dari 100 pelajar atau mahasiswa, terdapat 2 yang menyalahgunakan narkoba.

Sedangkan sampai dengan Maret 2017, BNN telah mengungkap 807 kasus narkotika dan mengamankan 1.238 tersangka serta mengidentitikasi 65 new psychoactive substance (zat-zat psikoaktif yang beredar luas di pasaran didesain untuk menyamarkan dan membedakan dengan berbagai jenis narkoba yang telah dikenal luas,red). Khusus Sultra prevalensi penyalahgunaan narkoba mulai tahun 2008 sebanyak 34.125 orang (2,06 persen) berada pada urutan delapan nasional. Tahun 2011 menurun menjadi 21.568 orang (1,2 persen). Tahun 2015 angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 26.347 orang (1,50 persen) berada pada urutan 30 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Menurutnya, fenomena sebelumnya yang menyelimuti Kota Kendari adalah PCC. Bahkan, range usia penggunanya antaranya 9-59 tahun dan paling banyak penggunanya adalah anak berumuran belasan tahun atau pelajar. “Olehnya itu, kegiatan ini bagian dari upaya mewujudkan masyarakat bersih dari penyalahgunaan narkoba, khususnya pelajar. Agar siswa paham, menghindari dan tidak menggunakan,” ungkap Brigjen Bambang Priyambadha.

Lomba pidato P4GN diikuti delapan sekolah yakni SMAN 1 Kendari, SMAN 7 Kendari, SMAN 4 Kendari, dan SMAN 10 Kendari. Termasuk SMKN 1 Kendari, SMKN 2 Kendari, SMKN 4 Kendari dan MAN 1 Kendari. Masing-masing sekolah mengutus dua siswa untuk mengikuti lomba pidato tersebut. (wan/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top