Pariwara
Hukum & Kriminal

Berkas Penggelapan Solar di Konawe Diserahkan ke Jaksa

SOLAR : Ketut Edi Sustrawan, pelaku dugaan penggelapan BBM jenis solar dan barang bukti solar dalam jerigen berkapasitas 35 liter serta satu unit mobil Isuzu Panther. Berkas penyidikan tersangka Ketut Edi Sustrawan, sudah ditangan jaksa untuk diteliti. Foto: Helson Mandala Putera/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidik unit tindak pidana tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Konawe telah merampungkan berkas pelaku tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Bahkan berkas dengan tersangka Ketut Edi Sustrawan (27) diserahkan ke jaksa Kejari Konawe, Selasa (27/2) untuk diteliti.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar melalui Kasat Reskrim Iptu Rachmat Zam Zam mengatakan pelaku Ketut Edi Sustrawan tertangkap tangan pada Sabtu (17/2) lalu di Kelurahan Lalosabila, sekitar lorong SMA Nasional, Kecamatan Wawotobi, Konawe.

Menurut Iptu Rachmat Zam Zam, modus pelaku melakukan pengisian BBM jenis solar di SPBU Wawotobi menggunakan mobil Isuzu Panther. Setelah itu, pelaku mengeluarkan solar dari tangki mobil di belakang masjid Lorong SMA Nasional lalu dimasukan ke dalam jerigen. Aksi itu dilakukan sebanyak empat kali dalam satu hari. Hasilnya, pelaku berhasil punya solar sebanyak sembilan jerigen, masing-masing jerigen berkapasitas 35 liter. “Satu jerigen berisi 35 liter. Pelaku punya berhasil mengisi sembilan jerigen jadi totalnya sebanyak 315 liter solar,” jelas Iptu Rachmat Zam Zam.

Pelaku ditangkap saat mengisi jerigen yang rencananya bakal diangkut ke Mekar Sari, Kecamatan Tongauna. Solar tersebut dijual kembali oleh pelaku. Iptu Rachmat Zam Zam menegaskan tersangka memperoleh keuntungan Rp 267 ribu, dan aksinya telah dilakukan sejak 2017 sampai sekarang. “Hasil pemeriksaan, pelaku memang bergerak sendirian, dan menjual BBM itu secara eceran,” tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku Ketut Edi Sustrawan disangkakan pasal 55 subsider pasal 53 huruf b dan c, juncto pasal 23 ayat 2 huruf b dan c, UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang migas. Ancaman hukuman enam tahun penjara. “Berkas sudah lengkap dan dikirim hari ini (kemarin), dan dilakukan penelitian oleh jaksa,” pungkas Iptu Rachmat Zam Zam. (hel/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top