Pariwara
Metro Kendari

Wali Kota: Penanganan Banjir di Kendari Harus Step By Step

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Persoalan banjir yang kerap melanda Kota Kendari mendapat perhatian khusus Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra. Dia menepis tudingan pengguna media sosial yang menyoroti terjadinya banjir. Menurut Adriatma, dirinya bukan tak serius menangani persoalan banjir di metro ini. Persoalan banjir justru menjadi program paling prioritas selama dirinya menjabat sebagai wali kota hingga lima tahun ke depan.

Adriatma Dwi Putra menegaskan penanganan banjir harus dilakukan step by step atau dilakukan bertahap. “Pemerintah itu bukan Superman, hari ini banjir besok selesai. Perlu ada strategi penanganan yang komprehensif,” ujarnya saat ditemui, Senin (26/2).

Pasangan Sulkarnain Kadir ini mengaku tahap-tahap dimaksud sudah mulai dilakukan tahun ini. Dalam postur APBD kata dia, anggaran penanganan banjir kurang lebih Rp 30 miliar. Anggaran itu untuk perbaikan drainase tua dan rusak atau pembangunan drainase baru. “Kita anggarkan besar tahun ini. Kita ingin lebih banyak dari itu, tapi meski mimpi kita besar tapi kalau kemampuan anggaran kita terbatas yah kita maksimalkan saja,” ungkap Adriatma Dwi Putra.

Lebih lanjut penuntasan problem banjir itu tidak bisa diserahkan sepenuhnya pada pemerintah kota. Perlu ada elaborasi antara Pemkot, Pemprov dan pemerintah pusat. “Banjir itu harus ditangani bersama. Kota Kendari ini berada sebagai ibu kota provinsi. Sudah konsekuensi daerah yang maju itu ada ancaman banjirnya. Di Kota Makassar sana Banjir, Jakarta pun banjir,” terangnya.

Tahun ini lanjut Wali Kota Adriatma Dwi Putra, Pemkot sudah mendapat bantuan penanganan banjir untuk salah satu daerah rawan banjir di metro ini. Kawasan Kali Wanggu yang kerap meluap di musim penghujan akan dibuatkan bantaran sungai yang lebih luas. “Ini yang saya maksud tadi, pemerintah pusat menyediakan anggaran Rp 50 miliar untuk kali Wanggu. Setelah kita rapat koordinasi, Pemkot mendapat bagian pembebasan lahan, dan itu akan kita selesaikan,” lanjutnya.

Wali Kota Adriatma Dwi Putra meminta masyarakat bersabar. Banjir bisa dituntaskan selama dua tahun ke depan. “Saya tidak akan lupa, setiap sosialisasi itu dulu saya sampaikan selama kepemimpinan saya akan fokus pada air bersih, termasuk PDAM dan drainase serta sungai-sungai. Kalau Wali Kota sebelumnya, Bapak Asrun dulunya fokus pada jalan dan kendaraan, saya tetap mendukung dan melanjutkan itu juga,” pungkasnya. (ely/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top