Pariwara
Olahraga

Sekelumit Cerita Perjalanan Wisata Pengurus IMI Keliling Sultra, Kagumi Gua Liang Kabori hingga Keraton Buton

KAGUMI: Gua Liang Kabori di Kabupaten Muna menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Pengurus IMI Sultra. Foto : Pengurus IMI Sultra for Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Tur wisata Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses dilaksanakan. Selama tiga hari (Mulai 23-25/2/2018) rombongan IMI yang dipimpin langsung Ketua Pengrov IMI Sultra, Anton Timbang, mengunjungi sejumlah tempat wisata yang ada di Muna dan Kota Baubau.

Perjalanan wisata dimulai dengan menyambangi distinasi wisata Gua Liang Kabori di Kabupaten Muna. Rombongan IMI Sultra star dari Kota Kendari menggunakan jalur darat menuju pelabuhan Torobulu Konawe Selatan. Kemudian menyeberangi lautan menggunakan feri. Sekira 3 jam, peserta touring akhirnya berlabuh di pelabuhan Tampo. Mereka langsung menuju ke Gua Liang Kabori.

Foto bersama diatas kapal

Liang Kabori memiliki lebar 30 meter dengan tinggi sekitar 2-5 meter dan ke dalaman di bawah tanah sekitar 50 meter. Gua ini tersusun dari bebatuan stalaktit dan stalagmit yang berwarna kehitaman. Kenapa diberi nama Liang Kabori? Penamaan tersebut berasal dari bahasa Muna yang berarti gaya tulis. Ini sangat pas karena jika masuk ke dalam gua, maka bisa melihat banyaknya lukisan. Saat peserta tur menelusuri gua, mereka memang melihat banyak lukisan di sepanjang dinding. Diperkirakan ada ratusan. Jika diamati, gambar tersebut memperlihatkan cara hidup masyarakat suku Muna mulai dari beternak, bercocok tanam, berburu, sampai peperangan.

“Ini harus kita lestarikan karena merupakan situs sejarah. Kita jaga bersama dan IMI sangat senang bisa mengunjungi Gua Liang Kabori. Pemerintah harus membenahi fasilitas untuk memanjakan pengunjung,” ujar Anton Timbang, usai melaksanakan touring kepada Kendari Pos, Senin (26/2/2018).

Usai mengunjungi Liang Kabori, peserta tur kemudian melanjutkan perjalanan menuju puncak Wakila juga di daerah Muna. Disana 42 rombongan menikmati panorama indah dari puncak. Wakila, merupakan wisata baru menjadi primadona bagi masyarakat di Kabupaten Muna. Berada di Desa Kondongia, Kecamatan Lohia, jaraknya hanya sekitar 10 kilometer dari Kota Raha.

Lokasi wisata ini berada di atas bukit dengan pemandangan yang indah. Pengunjung dapat melihat keindahan daerah Muna sejauh mata memandang. “Kalau ada yang ke Muna coba berkunjung ke Puncak Wakila, sangat indah pemandangannya. Tempat wisata ini harus di jaga kebersihannya agar bisa menarik perhatian wisatawan. Lalu ditambah tempat supaya memanjakan pengunjung,” kata Anton.

Selanjutnya, Sabtu (24/2) peserta tur kemudian menyempatkan mengunjungi danau Moko di Muna. Danau indah berwarna biru di Walengkabola ini airnya sangat bersih. Saking jernihnya, danau dengan ke dalaman kurang lebih 12 meter tersebut pengunjung dapat melihat dasar danau dengan mata telanjang. Kabid Wisata IMI Sultra, Naharuddin menuturkan, potensi yang ada di daerah kepulauan tidak kalah dengan daerah lain. Ini harus dipromosikan agar bisa menarik perhatian banyak pengunjung. “Jujur saya baru melihat tempat wisata ini. Sangat indah dan memiliki historis tersendiri,” jelasnya.

Foto bersama di Benteng Keraton Buton.

Peserta touring wisata kemudian menuju Kota Baubau. Mereka langsung mengunjungi salah satu situs sejarah Benteng Keraton Buton. Benteng ini merupakan bekas ibu kota Kesultanan Buton memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur dan gunung. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang yang disebut Lawa dan 16 emplasemen meriam yang disebut Baluara. Benteng yang berbentuk lingkaran ini, memiliki keliling 2.740 meter dan luasnya sekitar 23,375 hektare. Benteng ini disebut paling luas di dunia.

“Kami sudah melewati banyak daerah dalam tur ini, mulai dari Konsel, Muna, Muna Barat, Buton Selatan, Baubau, Buton terus Buton Utara. Harapan kami tempat wisata yang ada bisa dijaga dan terus dipromosikan. Kami juga meminta pemerintah memberikan perhatian serius dalam melakukan pembenahan tempat wisata. Semua sangat indah dan tidak kalah dengan daerah mana pun,” tutup Naharuddin. (iman)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top