Space Iklan
Pariwara
HEADLINE NEWS

Jusuf Kalla : IL9 Punya Andil Mendukung Saya Jadi Wapres Dua Kali

Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla (depan, kedua dari kiri)
didampingi Ketua Umum IL9, HM. Alwi Hamu (depan, kiri) membuka secara resmi rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Institut Lembang Sembilan (IL9), di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (26/2). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong. Usai memberikan sambutan, sempatkan foto bersama dengan pengurus DPD IL9 dari 24 provinsi di Indonesia.

KENDARIPOS.CO.ID — Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) membuka rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Institut Lembang Sembilan (IL9), di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong. Di atas arena Rapimnas, JK didampingi Ketua Umum IL9, HM. Alwi Hamu. Dalam sambutannya, JK mengharapkan tahun politik tak hanya dihiasi dengan pembahasan politik semata. Tapi, masalah pertumbuhan ekonomi nasional juga harus menjadi perhatian dan bahan diskusi masyarakat, khususnya pengurus IL9. Kata dia, Indonesia memiliki modal besar untuk bersaing dengan negara maju lainnya.

“IL9 telah melakukan banyak hal untuk bangsa ini. Kita sudah berkomitmen, berkumpul bersama menumbuhkan perekonomian bangsa,” ungkapnya. JK mengaku bersyukur, IL9 menjadi bagian penting dalam mendukung persoalan bangsa. Wakil presiden dua periode itu mengaku bahagia, karena IL9 telah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier politiknya. “Organisasi ini turut andil dalam mendukung saya, sehingga terpilih dua kali sebagai wakil presiden,” ujarnya.

Lebih jauh, JK menjelaskan, Indonesia memiliki keunggulan dari segi demografi penduduk. Terutama generasi mudanya yang begitu banyak. “Sumber daya alamnya juga melimpah. Kalau dimaksimalkan bisa menjadi kekuatan yang luar biasa,” jelasnya. Jika SDM-nya sudah mumpuni, lanjut dia, maka bisa mendukung peningkatan ekonomi nasional. Pemerintah tinggal memikirkan lagi fasilitas tambahan seperti infrastruktur. “Tentu lapangan kerja juga perlu diperbanyak. Namun sebelum itu, infrastruktur seperti jalan harus baik, agar investor tertarik untuk menanamkan modalnya. Kemudian soal izin juga harus dipermudah jangan dihalang-halangi,” terangnya.

Mantan Ketum Golkar ini menambahkan, generasi muda Indonesia perlu terus didorong agar memperbanyak inovasi. “Kita perlu daya saing yang baik melalui inovasi, perbaikan sistem, dan birokrasi. Kita tidak bisa melihatnya hanya di Jakarta, tapi harus secara nasional,” kata pengusaha nasional asal Sulsel ini.

Sementara itu, Ketua Umum Istitute Lembang Sembilan (IL9), HM Alwi Hamu menegaskan, organisasi yang dipimpinnya akan ikut andil dalam pembangunan nasional. “Atas petunjuk Wapres kita juga sepakat untuk tidak hanya berbicara soal politik. Kita juga akan bersama-sama membangun bangsa. Nanti dalam diskusi (FGD), akan kita bahas secara khusus soal ini,” tuturnya dihadapan Wapres Jusuf Kalla saat pembukaan Rapimnas Institute Lembang Sembilan (IL9) di Hotel Aryaduta, Jakarta.

Alwi mengungkapkan, sejumlah aspirasi yang diterima pihaknya atas keluhan di daerah. “Sejumlah daerah mengungkapkan keluhan tentang infrastruktur. Kemudian, wilayah perbatasan juga masih membutuhkan fasilitas. Termasuk kualitas SDM yang masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Selain itu, dalam Rakernas tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan sejumlah pejabat negara turut hadir. Dalam penjelasannya, Tjahjo mengungkapkan sejumlah kendala dalam pembangunan nasional. “Musuh utama bangsa kita ada radikalisme dan terorisme. Kemudian narkoba dan juga moral para pejabat,” katanya.

Menurutnya, ajaran-ajaran sesat serta isu-isu memecah belah bangsa masib terus bermunculan. Tidak hanya itu narkoba yang membunuh karakter jiwa muda bangsa terus menggerogoti para pemuda Indonesia. “Bayangkan 100 ribu perbulan pengguna narkoba mati sia-sia. Memang perlu usaha keras untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memberantas radikalisme dan juga penyalahgunaan narkona,” tuturnya. Tak hanya itu, masih banyak pejabat bermental korup, juga menjadi penghambat pembangunan. “Makanya masyarakat, termasuk anggota IL9 harus menjadi bagian dalam merealisasikan semua itu,” imbuhnya.

Sehari sebelumnya, Ketua DPD 1 Sultra IL9, Irwan Zainuddin turut melaporkan perkembangan pembangunan, ekonomi, dan situasi politik terkini di daerah. Menariknya, saat Irwan menyampaikan pemaparannya, tiba-tiba diinterupsi peserta dari daerah lain yang ingin mengetahui situasi politik terkini di Sultra.

Irwan cukup terkejut mendengar antusiasme daerah lain terkait politik di Sultra. Namun, dirinya hanya menyampaikan secara normatif saja terkait nama-nama calon gubernur di Sultra. “Pilgub Sultra diikuti tiga pasangan calon. Sementara di tiga daerah lain (pilkada Kolaka, Baubau dan Konawe) keseluruhannya 11 pasang calon,” jelasnya. Ada 24 provinsi dan tiga perwakilan luar negeri yang menyampaikan pandangan umumnya di Hotel Aryaduta, Minggu malam (25/2). (b/yog)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top