Pariwara
Metro Kendari

Adriatma Resmikan Pasar Wayong, Lods Digratiskan

RESMIKAN PASAR : Wali Kota Kendari, Adritma Dwi Putra meneken prasasti tanda diresmikannya Pasar Rakyat Wayong. Wali Kota Kendari didampingi Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir Ketua dan DPRD Samsuddin Rahim (kanan). Foto: Elyn Ipo/Kendari Pos

KEBNDARIPOS.CO.ID — Penantian warga Kelurahan Kadia agar mereka memiliki pasar tradisional di wilayahnya kini terwujud. Senyum semringah menghiasi wajah mereka saat menyaksikan langsung peresmian pasar rakyat wayong oleh Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra didampingi Ketua TP PKK Kota Kendari, Siska Karina Adriatma, Senin (26/2) pagi kemarin.

Kini, mereka tak harus bermain petak umpet lagi dengan satpol PP yang setiap pagi memantau sempadan jalan yang biasa digunakan untuk berjualan. Tak hanya itu, pedagang juga dibuat haru dengan kebijakan wali kota yang memberikan kelonggaran kepada pedagang untuk tidak membayar sewa selama satu tahun.

Kabar baik itu diumumkan langsung oleh Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra saat meresmikan pasar itu. “Ini bagian dari strategi, biasanya yang menjadi masalah saat pemanfaatan pasar yang baru itu adalah perkara relokasi. Makanya saya buat kebijakan khusus kita gratiskan dulu, biar mereka tertarik dan pasar ini bisa aktif cepat,” ujar Adriatma Dwi Putra, Senin (26/2).

Sekretaris Umum DPW PAN Sultra itu mengingatkan pedagang untuk tidak lagi membangun lapak darurat di pinggir jalan. Sebab, selain menjadi pemicu kemacetan juga bisa mengganggu penataan kota. “Karena hari ini pasarnya sudah bisa dipakai, berarti tidak boleh lagi ada pedagang di sepanjang jalan ini. Sebelumnya, kalau lewat sore-sore, saya lihat banyak berdagang di tepi jalan,” lanjutnya.

Mantan Ketua Komisi III DPRD Sultra ini menambahkan, pembangunan pasar rakyat di Kota Kendari ini masih akan berlanjut tahun ini. Lokasinya di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Abeli. “Tahun ini, Pasar Punggolaka direvitalisasi, kemudian ada juga di Abeli. Konsepnya sama pasar rakyat juga,” tambahnya.

Untuk Pasar Anduonuhu yang kondisinya juga sudah memprihatinkan, Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra mengaku masih memikirkannya. Sebab, selain keterbatasan anggaran, Pemkot juga belum menemukan lahan baru untuk pemindahan pasar sementara. “Belum ada lahan, saya masih pikirkan,” tukasnya.

Sementara itu, Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar mengamini harapan Wali Kota Kendari agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Sebab, dibangunnya pasar itu bertujuan untuk menertibkan pedagang. Soal kebijakan gratis sewa lods itu kata Asnar memang sangat direspons para pedagang. “Hanya sewa yang gratis, penggunaan listrik dan air tetap dibayar sendiri pedagang karena digunakan oleh mereka. Tolong ini dirawat baik-baik supaya tetap terpelihara karena ini milik masyarakat,” kata Asnar.

Saat ini kata dia, ada 52 lapak yang sudah siap ditempati warga. Mereka sudah didata agar tidak terjadi saling klaim. Semua pedagang yang ada di Wayong kata alumnus Fisip UHO ini terakomodir di pasar itu. “Bahkan ada beberapa pedagang dari pasar lain yang bisa jualan disini, karena tidak mendapat tempat di pasar lain,” tukas mantan aktivis HMI Cabang Kendari ini.

Setelah peresmian, Wali Kota Kendari didampingi Ketua PKK PKK Siska Karina Adriatma, Wakil Wali Kota Kendari Sulkarnain, Wakil Ketua TP PKK, Sri Lestari, Ketua DPRD Samsuddin Rahim dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Kendari, Syam Alam berkeliling melihat para pedagang yang sedang beraktivitas. Siska Karina Adriatma bersama rombongan membeli dagangan para pedagang. (ely/p1/b).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top