Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Bank Muamalat Kendari Launching Gerakan Haji Sejak Dini

Edukasi Haji: Suasana launching Gerakan Haji Sejak Dini di SD Islam Al Qalam Kendari, yang dihadiri Wakil Wali Kota Kendari, Sukarnain Kadir, jumat (23/2). Foto: Lindri Merinda/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — PT. Bank Muamalat Indoesia TBk, Cabang Kendari, launching gerakan berhaji sejak dini bagi usia anak Sekolah Dasar (SD), jumat (23/2). Pilot project-nya bertempat di SD Islam Al Qalam Kendari di Lepo-lepo.

Seluruh siswa sangat antusias mendengarkan pemaparan dari Bank Muamalat, terkait pentingnya menabung sejak dini, jika ingin menjadi tamu Allah nantinya. Wakil Wali (Wawali) Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan bahwa jamaah haji Sulawesi Tenggara (Sultra) rata-rata lanjut usia (Lansia) dan itu berisiko tinggi saat melaksanakan ibadah haji. Sebab yang datang menjadi tamu Allah, berasal dari berbagai belahan dunia, yang jumlahnya tidak sedikit. Jika tidak mempunyai fisik yang kuat, maka bisa-bisa akan ada rukun haji yang tidak dilaksanakan. Makanya, dengan adanya program Bank Muamalat itu, Sulkarnain sangat mengapresiasi.

“Rata-rata Lansia jamaah kita, itu risiko tinggi. Banyak rukun haji yang agak sulit dilaksanakan, karena butuh fisik yang kuat. Kalau lebih dini mereka diajari menabung tabungan haji, antrian 17 tahun itu nanti sudah pas dengan usia anak-anak kita saat ini. Ke depan, mereka sudah berumur 27 tahun. Sudah usia pas untuk melaksanakan ibadah haji,” katanya, saat ditemui usai acara di SDI Al Qalam Kendari, jumat (23/2).

Senada dengan Wawali, Kandepag Kota Kendari, Samsuri mengatakan, gerakan menabung sejak dini bagi usia anak SD, merupakan program yang sangat bagus. Dengan program itu juga, anak-anak terbantu dalam mewujudkan mimpi mereka ke tanah suci, Mekkah.

Dia berharap, program tersebut dapat berlanjut di sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Kendari. “Dengan menabung anak-anak pada dasarnya diajari berusaha. Minimal dengan menabung, bisa nanti memenuhi rukun Islam yang kelima sebagai umat muslim,” jelasnya.

Menurut Samsuri, sejauh ini belum ada jamaah haji Kota Kendari yang usia dini berangkat ke tanah suci. Yang ada, usia SMP ke atas. Namun berapa jumlahnya, Samsui mengaku tidak tahu persis.

Dia berharap, dengan adanya program tersebut, ke depan bisa dilanjutkan di se kolah-sekolah lain di Kota Kendari. “Harapan kita, ini bisa dilanjutkan di sekolah-sekolah lain di Kota Kendari. Dengan begitu kita bisa persiapkan lebih bagus, jamaah-jamaah kita. Kita sangat apresiasi, semoga ini edukasi yang berlanjut, bahwa haji itu perlu diperhatikan. Bukan saja soal pengetahuan hajinya, tapi istitoah atau kemampuan fisik. Jadi direncanakan sejak awal, itu sangat bagus,” ujarnya.

Branch manager PT. Bank Muamalat Indoesia TBk, Cabang Kendari, Fitrawan menjelaskan, gerakan menabung sejak dini merupakan program Bank Muamalat se-SulamPapua. Tercatat ada 10 provinsi dan 28 kabupaten yang ikut gerakan tersebut. Ditarget, murid SD yang ikut mencapai 10 ribu lebih. Khusus di Kota Kendari, yang terdata baru sebanyak 350 orang. Namun yang sudah ikut saat diluncurkan jumat (23/2), baru 25 anak. Jumlah tersebut, lanjut dia, akan terus bertambah. Karena serentak se-Indonesia Timur dan tentu saja se-Sultra. (Ind/b)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top