Pariwara
Hukum & Kriminal

Proyek 2,1 M Bermasalah, 4 Bangunan Perumahan Nelayan di Konkep Dipasangi Police Line

Perumahan nelayan yang dipasangi garis police. Foto : Usan/KP

KENDARIPOS.CO.ID — Sengketa lahan pada proyek bantuan perumahan nelayan yang berdiri di atas lahan warga milik Polo Nusantara, terus bergulir di Kabupaten Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penyidik Direktorat Umum (Dirkrimum), Polda Sultra, terus memburu tersangka penyebab adanya bangunan perumahan pada lahan warga di Desa Pasir Putih, Kecamatan Wawonii Barat tersebut.

Pantauan Kendari Pos, Jumat (23/2/2018), tiga anggota penyidik Dirkrimum Polda Sultra turun memasang garis polisi pada 4 unit perumahan. Larangan melintas yang dipasang di proyek perumahan yang menelan anggaran sekira 2,1 miliar itu.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Pemukiman Konkep, Drs Danyal, M.Pd, pemasangan garis polisi untuk memudahkan polisi mengusut atau menetapkan tersangka utama yang menyebabkan berdirinya 4 rumah dari 30 unit bantuan perumahan nelayan yang rencana akan dibangun. “Polisi masih melakukan penyelidikan,” kata Danyal saat dihubungi, Jumat (23/2).

“Semoga permasalahan bantuan perumahan yang diperuntukan untuk nelayan cepat berakhir,” tutup mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Konkep itu.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Konkep, H. Amrullah dan Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Konkep, Suangto, mengakui adanya empat unit bantuan perumahan yang berdiri diatas lahan warga milik Polo Nusantara. Sementara itu, Polo Nusantara membeberkan, sejak awal tak memiliki niat menghambat pembangunan perumahan nelayan. Tetapi dirinya hanya menuntut hak atas kepemilikan tanahnya. (san)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top