Pariwara
Metro Kendari

Kerukunan Keluarga Takalar di Sultra Dikukuhkan

PENGUKUHAN : Bupati Takalar, H.Syamsari Kitta (2 dari kanan) dan Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kanan) berpose bersama para Pengurus Kerukunan Keluarga Takalar (Permata) usai pengukuhan. Tampak Ketua KKSS Sultra, H.Nurdin Tompo (tengah) menerima pataka yang diserahkan Bupati Takalar. Foto: Hasruddin Laumara/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Warga Takalar, Sulawesi Selatan di Sultra sangat banyak. Untuk menghimpun warga yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Sultra, tokoh masyarakat Takalar memandang perlunya wadah. Proses pembentukan wadah sudah dilakukan dan diberi nama Kerukunan Keluarga Takalar. Para pengurusnya pun dikukuhkan oleh Bupati Takalar, H.Syamsari Kitta yang khusus datang untuk agenda tersebut, Kamis (22/2).

Rumah tokoh Takalar, H.Sapril Jalan Syech Yusuf di pilih sebagai lokasi pengukuhan. “Pengukuhan tidak dilakukan di hotel karena kami tahu bupati suka dengan hal-hal sederhana. Makanya kami memilih mengemas pengukuhan ini secara sederhana,” ujar Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Takalar (Permata) periode 2018-2023, Muh.Rizal.

Selain Bupati Takalar, Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir turut hadir. Ada pula Ketua BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sultra, H.Nurdin Tompo, Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin, Pemred Kendari Pos, Arifuddin Mangka, Direktur Utama Harian Rakyat Sultra, Abdul Halik, Direktur Utama Harian Berita Kota Kendari, Mahdar Tayyong dan anggota DPRD Sultra, Tumaruddin.

Ketua BPW KKSS Sultra, H.Nurdin Tompo mengatakan eksistensi kerukunan yang dikukuhkan ini sejatinya dapat berkontribusi di daerah ini baik bidang kesehatan, sosial dan ekonomi. “Kewajiban kita membangun Kota Kendari ini sebagai kampung kita meski kita punya juga kampung leluhur,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah warga Takalar di Sultra sekira 1.000 orang. Dia berharap Bupati Takalar bisa sering berkunjung dan menyapa warga Takalar di Sultra. Dari 1.000 warga tersebut terdiri dari berbagai latar belakang dan profesi. Ada yang menjadi PNS, dokter hingga pengusaha menengah. “Di sektor usaha kecil dan menengah, hampir seluruh pasar terdapat 30 persen warga Takalar. Ini termasuk membantu Pemda dalam hal penyediaan kebutuhan pokok masyarakat di Sultra,” tambah H.Nurdin Tompo.

Bagi H.Nurdin, kerukunan-kerukunan yang terbentuk merupakan program KKKS di Sultra dalam rangka mengonsolidasi anggota KKSS. Kedepan seluruh paguyuban akan dilantik oleh bupati-bupati dari Sulsel. “Untuk itu, kepada 19 paguyuban di Sultra untuk menyiapkan pengurusnya dan dilantik bupatinya. Kita hidupkan semua kerukunan ini. Ini sesuai harapan BPP KKSS agar seluruh kerukunan dihidupkan.
Kebersamaan perlu ditumbuhkan. KKSS siap bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat. Termasuk dengan Pemkot Kendari,” jelas H.Nurdin Tompo.

Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dalam sambutannya mengatakan Pemkot mengapresiasi pengukuhan tersebut. Dia juga sepakat jika ke depannya paguyuban-paguyuban yang ada di Sultra dilantik oleh kepala daerah atau bupatinya. “Kami pemkot sangat mendukung lahirnya paguyuban karena membawa manfaat, sebab Kendari makin di kenal di daerah-daerah di Sulsel. Selain itu, kedatngan bupati pasti membawa manfaat positif untuk warganya di Sultra,” ujar Sulkarnain.

Mantan anggota DPRD Kota Kendari itu mengajak seluruh pengurus KKSS Sultra dan Kerukunan Keluarga Takalar untuk bersama-sama menjalin hubungan kekerabatan. “Apapun programnya mari kita lakukan bersama. Saya bersedia membuka komunikasi. Apa usulannya Insya Allah kita jalankan dengan baik. Kota Kendari ini tidak mungkin hanya dibangun Wali Kota dan Wakil Wali Kota saja. Kemampuan kami terbatas sehingga sangat membutuh kerja sama dan partisipasi masyarakat,” jelas Sulkarnain.

Sementara itu, Bupati Takalar H.Syamsari Kitta mengaku bersyukur bisa hadir dalam rangka merekatkan masyarakat Takalar dengan Pemkot Kendari. KKSS harus bersatu dan bersama-sama untuk saling membantu. “Membantu Pemda Takalar dan membantu Pemkot Kendari,” ujarnya.

H.Syamsari Kitta banyak mengulas program kerjanya menakhodai Kabupaten Takalar sejak dilantik. Diakuinya, sejak dilantik proses mutasi ASN dilakukan sesuai dengan tupoksinya dan daftar urut kepangkatan. “Selain itu, kami sudah menteken iuran BPJD sebanyak Rp 4 miliar. Seluruh warga Takalar sudah tercover di BPJS. Bahkan kami sudah trdaftar akan menerima penghargaan dari Presiden. Sektor kesehatan terus kami genjot dengan beberapa program karena kami inginkan masyarakat Takalar punya kebiasaan seperti masyarakat global seperti bersih, berpenampilan layak, dan ramah menerima tamu,” jelas H.Syamsari Kitta.

Sektor pendidikan tak luput diperhatikan Bupati Takalar. Pemkab Takalar mendorong gerakan kembali bersekolah baik melalui paket B dan C. Menurut H.Syamsari Kitta, harus digabubgkn life skill dengan mengedepankan membaca. PAUD pun dihidupkan namun kendala utamanya ketersediaan gedung. “Solusinya, kami pakai masjid. Jadi seluruh dusun nanti harus punya PAUD. Ke depan kami juga akan deklarasikan Takalar Ramah Anak,” beber H.Syamsari Kitta. (din)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top