Pariwara
HEADLINE NEWS

Pembunuh di Bombana Sudah Rencanakan Tikam Bayi Sampai Ususnya Terburai

Suasana rekontruksi yang diperagakan oleh peran pengganti di Bombana.

KENDARIPOS.CO.ID — Pembunuhan keji yang dilakukan Awaluddin alias Awal terhadap bayi delapan bulan Arianti dan kakaknya, berinisial AS masuk kategori pembunuhan berencana. Hal tersebut terungkap saat reka ulang pembunuhan di Mapolres Bombana, Rabu (21/2). Ibu korban, Syahriana ikut menyaksikan reka ulang pembunuhan anaknya. Korban AS pun hadir. Dugaan sementara, pelaku beringas dan membunuh karena sakit hati kepada orang tua korban. Awal pernah meminta pinjam sepeda motor kepada keluarga korban tapi tak diberikan.

Kasat Reskrim Polres Bombana, AKP Muhammad Sofwan R yang memimpin reka ulang bersama pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Bombana menegaskan bahkan pelaku dijerat pasal 340 subsider 338 KUHP dan pasal 80 ayat 2 sampai 3 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman mati. “Sesuai koordinasi kami dengan JPU bahwa pelaku telah merencanakan melakukan pembunuhan. Dugaan awal, ini pembunuhan berencana. Namun nanti pastinya setelah tuntutan, karena ini masih dalam proses penyidikan,” ujar AKP Muhammad Sofwan R saat rekonstruksi, Rabu (21/2/2018).

Pantauan Kendari Pos, rekonstruksi yang dilakukan pelaku dan beberapa peran pengganti sebanyak 20 adegan. Pelaku hanya mengarahkan pemeran pengganti karena tak bisa berdiri akibat luka tembak di kakinya. Awalnya, pelaku sedang berada di sawah untuk mencari pakan kambing miliknya. Namun tiba-tiba alarm handphonenya berbunyi. Notifikasi meningatkan rencana pembunuhan yang sudah disetting dalam aplikasi alarm bahwa hari naas itu merupakan waktunya menghabisi anak pasangan suami istri Syahriana dan Firman.

Saat itu pula, Awal bergegas meninggalkan sawah yang berjarak sekira 500 meter dari rumah korban dan membawa karung berisi parang. Setelah tiba di rumah korban, pelaku bertemu dengan ibunya bernama Cabo yang sedang menjaga korban Arianti. Bayi berusia delapan bulan itu sedang tidur pulas. Pelaku lalu meminta ibunya membelikan rokok. Cabo pun menitipkan Arianti kepada Awal. “Jaga adekmu na nak, saya pergi belikan kamu rokok. Ayun ko, nanti dia menangis kasihan,” pinta Cabo kepada pelaku Awal dan segera berlalu menuju warung.

1 of 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top