Pariwara
Buton Utara

Illegal Fishing Marak di Butur, Penegak Hukum Harus Tegas

Muliadin Salenda

KENDARIPOS.CO.ID — Dentuman bahan peledak masih sering terdengar di Perairan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur). Aktivitas merusak ekosistem bawah laut dengan cara ilegal itu marak terjadi. Nelayan resah karena sulit mendapatkan ikan di perairan terdekat dan jumlah tangkapan kian minim. Aparat penegak hukum diminta tegas dan serius memberantas praktik illegal fishing tersebut. Anggota Dewan Perawkilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur, Muliadin Salenda, berharap, ada sinergitas antara penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberantas aktivitas merusak perairan.

“Patroli harus terus dintensifkan untuk mencegah pelaku pemboman yang kerap menjalankan aksinya. Upaya pemberantasan illegal fishing untuk menyelamatkan kekayaan bawah laut selama ini masih belum maksimal dan perlu ditingkatkan. Sosialisasi harus digencarkan, seimbang dengan penindakan sehingga dampaknya terasa. Agar tak ada lagi oknum yang merusak ekosistem laut demi kebutuhan ekonomi sesaat,” papar Muliadin Salenda, Rabu (21/2).

Menurutnya, masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari kekayaan bawah laut mengeluhkan kesulitan menangkap ikan. Aktivitas pemboman di Perairan Kulisusu Utara tetap saja marak. Ini harus menjadi perhatian serius penegak hukum dan pemerintah. “Kasus illegal fishing di Butur harus dituntaskan,” desak politikus Partai Demokrat itu. Muliadin mengungkapkan, kebanyakan pelaku pemboman adalah oknum nelayan dari daerah lain yang sengaja datang di Perairan Butur untuk mencari ikan dengan bom dan bius.

“Memang mengawasi perairan luas yang begitu besar, tentu sulit. Namun, jika ada keseriusan bukanlah hal mustahil,” tutur legislator dari daerah pemilihan Kecamatan Kulisusu Utara-Wakorumba Utara itu.

Hal senada juga lontarkan Dirman, nelayan di Kulisusu Utara. Ia berharap penegak hukum bisa mengambil tindakan tegas. Jangan hanya sampai pada tahap sosialisasi. “Kasihan kami nelayan, sulit menangkap ikan. Mereka yang datang membom dari daerah luar dan menikmati kekayaan bawah laut kita. Nelayan Kulisusu Utara yang mendapatkan dampaknya karena karang rusak dan kesulitan menangkap ikan,” keluhnya. (b/had)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top