Pariwara
Metro Kendari

300 Ribuan Penduduk Sultra Belum Kantongi e-KTP

Ilustrasi e-KTP

KENDARIPOS.CO.ID — Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menekankan pentingnya warga memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Penekanan itu disampaikan saat melantik Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi, Senin (19/2). Mendagri mengatakan pemerintah pusat menargetkan tahun 2019 mendatang seluruh masyarakat sudah mengantongi e-KTP, termasuk di Sultra. Makanya, pemerintah daerah diminta untuk terus melakukan upaya-upaya nyata menuntaskan perekaman identitas warganya masing-masing. “Paling lambat saat pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 nanti, tidak ada lagi yang tidak punya e-KTP. Semua warga harus punya e-KTP. Harap hal ini diperhatikan,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo, senin (19/2).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sultra, Ismail Lawasa mengaku perekaman e-KTP itu merupakan program prioritasnya saat ini. Sehingga setiap saat ada evaluasi yang dilakukan bersama pemerintah kabupaten dan kota, dia kerap meminta kerjasama pemda. “Kami sudah mendapat instruksi itu baik langsung maupun tidak langsung, karena tadi juga sudah disebut lagi dalam arahan Mendagri. Insya Allah target itu bisa terwujud di Sultra,” ujar Ismail Lawasa.

Saat ini kata dia, sudah 87 persen dari 2,6 juta penduduk Sultra sudah punya identitas kependudukan e-KTP. 13 persen sisanya atau sekira 300 ribuan masih dinanti kesadarannya oleh pemerintah untuk membuat e-KTP. “Kita terus memantau di kabupaten dan kota sebagai pelaksana teknis, dan saat ini sudah 87 persen yang terdafar,” jelas Ismail.

Soal ketersediaan blangko e-KTP, Ismail Lawasa mengaku bukan menjadi alasan warga tidak melakukan perekaman. Sebab, pemerintah pusat menjamin stok blangko sepanjang ada permintaan dari daerah. Justru masalah yang kerap dikeluhkan teknisi adalah soal mesin perekaman. Utamanya di wilayah daerah otonomi baru (DOB). “Kemarin (senin;red) kita dapat laporan, mesin perekaman di Konkep sedang rusak. Ini juga yang menghambat sehingga kita minta segera diperbaiki biar pelayanan kembali normal,” imbuh Ismail.

Jika tak punya KTP elektronik itu lanjut Ismail, warga Sultra tidak diberi kesempatan untuk menyalurkan hak pilihnya. Dampaknya partisipasi pemilih bisa jadi tidak mengalami peningkatan dibanding pilkada serentak tahun ini. Makanya sudah berulangkali diimbau kepada warga Sultra untuk meringankan langkahnya menuju kantor Capil terdekat guna melakukan perekaman. “Konsekuensinya itu tadi, tak punya KTP, tak punya hak pilih. Jadi saya mengajak masyarakat yang merasa belum punya KTP untuk segera mengurusnya,” tambahnya. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top