Pariwara
Metro Kendari

Kemenag Belum Bisa Berikan Insentif Guru Non PNS

Samsuri

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Agama Ri telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1 tahun 2018. Kepmen itu mengatur tentang insentif bagi guru bukan PNS yang mengabdi di lingkup Kementerian Agama. Setiap guru non-PNS akan menerima Rp 250 ribu per bulannya.

Dikonfirmasi soal hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Samsuri membenarkan adanya instruksi itu. Hanya saja kata dia, itu belum bisa diterapkan di jajaran Kemenag Kota Kendari. Sebab belum ada anggarannya. “Itu bagi kantor agama yang mampu saja, kita belum bisa. Kecuali kita usulkan dulu,” kata Samsuri di kantornya, kepada Kendari Pos.

Samsuri melanjutkan guru agama non-PNS di Kota Kendari jumlahnya lebih dari 400 orang. Mereka tersebar dari Madrasah Ibtidaiyah hingga Madrasah Aliyah. Selama ini guru agama masih mengandalkan honor yang diberikan dari uang komite sekolah. Besarannya pun beragam, sesuai dengan beban kerja masing-masing. “Rp 5000 per jam, nanti diakumulasi dalam sebulan. Segitu saja sesuai dengan kemampuan sekolah,” ungkap Samsuri.

Meski begitu, Samsuri masih juga menunggu konfirmasi dari pusat bagaimana prosedur penganggaran gaji guru agama non-PNS yang belum sertifikasi itu. Sebab selama ini pihaknya terus mengusulkan namun belum mendapat respons positif. “Nanti kita lihat lagi, kita bicara yang belum sertifikasi memang pendapatannya sangat minim. Kalau yang sudah sertifikasi lumayan juga. Makanya kenapa kita perjuangkan terus,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag Suyitno mengatakan, ketika masih bernama tunjangan fungsional (TF) besarannya Rp 250 ribu/guru/bulan. Saat ini ketika berganti jadi insentif guru non-PNS, besarannya tetap Rp 250 ribu/guru/bulan. Dalam setahun nominalnya Rp 3 juta. Dibayarkan setiap bulan,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, pembayaran tunjangan fungsional untuk guru non-PNS sempat berhenti sekitar satu semester. Sebab di dalam regulasi PP 19/2017 memang tidak ada ketentuan pembayaran tunjangan fungsional. Suyitno menjelaskan, tahun ini Kemenag mengalokasikan anggaran insentif guru non-PNS sebesar Rp 724,9 miliar. Uang itu untuk membayar insentif guru swasta sebanyak 241 ribu orang. Dia menegaskan guru non-PNS yang berhak menerima insentif ini bisa dari madrasah negeri maupun swasta. Selain itu juga guru di bawah naungan Kemenag lainnya di luar madrasah. (ely/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top