Space Iklan
Pariwara
Politik

Tolak Politik Uang, Panwaslu dan Polres Bombana Siap Bersinergi

Ilustrasi Politik Uang

KENDARIPOS.CO.ID — Politik uang dan SARA pada setiap momentum Pilkada kerap terjadi. Padahal dalam UU, isu ini sangat dilarang. Menghadapi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sultra yang akan digelar 27 Juni mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Buton Utara (Butur) mengajak semua kalangan melawan money politik politisasi SARA.

Ajakan yang dibungkus dalam kegiatan deklarasi ini dibuka Bupati Butur, Abu Hasan didampingi Ketua DPRD Butur Rukman Basri Zakariah dan Sekretris Daerah (Sekda), Muhammad Yasin. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan tolak politik uang dan politisasi SARA di salah satu hotel di Butur, Rabu (14/2).
Ketua Panwaslu Butur Junaiddin menuturkan, deklarasi lawan politik uang merupakan agenda nasional. Mulai dari Bawaslu RI, provinsi, hingga di tingkat kabupaten dan kota menyelenggarakan kegiatan serupa. “Semua partai politik sepakat tolak politik uang dan politisasi SARA pada pemilihan kepala daerah dan pemelihan umum,” tutur Junaiddin.

Pegawai Non Aktif Kesabangpol Butur ini mengungkapkan, sosialisasi lawan politik uang terus diganungkan agar praktek tersebut tidak terjadi di Butur. “Saya juga menghimbau kepada seluruh instansi terkait maupun masyarakat, agar dapat mendukung gerakan yang baru saja dideklarasikan,” imbaunya.

Tanpa terkecuali, seluruh stakeholder harus mengambil bagian melawan kecurangan pada pemilihan. Karena angkauan pengawas pemulu tingkat kabupaten maupun sampai tingkat bawah, itu sangat terbatas. “Jika ada temuan praktek money politik laporkan. Semua aduan akan ditindaklanjuti untuk ditelaah secara materil dan formil. Jika kedua alat bukti ada maka bisa dibawah keranah hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Butur, Abu Hasan menegaskan, menolak politik uang. Olehnya itu, Mantan Karo Humas Pempriv Sultra itu menghimbau, semua masyarakat mengambil andil melawan praktik politik uang dan politisasi SARA. “Mari lawan politik uang,” imbaunya.

Di Bombana, deklarasi penolakan politik uang dan SARA dilakukan dengan long march kurang lebih tiga kilometer, Rabu (14/2). Kegiatan yang digelar Panwaslu Bombana ini tak lain untuk menciptakan Pilkada tahun 2018 lebih berintegritas.

Long march yang dilepas Ketua Panwaslu Bombana, Hasdin Nompo dikuti sejumlah pejabat dan elemen masyarakat. Diantaranya, Asisten I Pemkab Bombana, Mahyuddin, Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Safruddin, Ketua DPRD Kabupaten Bombana Andi Firman hingga perwakilan Parpol dan masyarakat. Dengan mengenakan kaos seragam bewarna hitam bertuliskan tolak politik uang dan politisasi SARA, para peserta tampak bersemangat hingga ke garis finish.

“Politik uang sangat mencederai demokrasi, dan akan menimbulkan efek samping yang sangat buruk terhadap demokrasi kedepan. Olehnya itu dengan deklarasi ini, seluruh stekholder yang terlibat agar dapat meneruskan keseluruh masyarakat terkait politik uang dan politisasi SARA,” kata Hasdin Nompo, Ketua Panwaslu Bombana.

Sebagaimana diatur dalam UU nomor 10 tahun 2016, pasal 187 hingga pasal 188 tentang pidana Pemilu menegaskan bahwa baik penerima dan pemberi uang dalam konteks politik uang akan dikenakan hukum yang sama yaitu minimal 36 bulan dan maksimal 72 bulan pidana.

“Jadi sanksinya sangat jelas. Kalau memang terbukti akan dikenakan sanksi pidana. Bila dilakukan secara terstruktur hingga ke pasangan calon, maka dapat diskualifikasi. Untuk itulah, masyarakat harus berfikir berkali-kali bila terbukti terlibat dalam politik uang,” imbaunya.

Kapolres Bombana, AKBP Andi Adnan Safruddin mangatakan siap berkoordinasi dengan Panwaslu. Tidak hanya melawan politik uang dan politisasi SARA, namun juga menjaga agar Pilkada 2018 lebih kondusif. Makanya, ia siap bersinergi dengan seluruh jajaran untuk bersama-sama Panwaslu mengsosialisasikan tolak politik uang. “Kami akan terus melakukan koodinasi dengan Panwas untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada tanpa money politik dan Politisasi SARA,” tegasnya. (b/kmr/had)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top