Pariwara
Politik

Cabut Nomor Urut 1, Safei : Ini Angka Kemenangan

KENDARIPOS.CO.ID — Pencabutan nomor urut di tiga daerah yang ikut pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sultra berlangsung kondusif, Rabu (13/2). Semua pasangan calon (paslon) mengklaim nomor urut yang didapatkan sebagai keberuntungan. Proses pencabutan nomor urut dipusatkan di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) masing-masing, melalui rapat pleno terbuka.

Di pilkada Kolaka, paslon Ahmad Safei-Muhammad Jayadin (SMS Berjaya) mendapat nomor urut 1. Sedangkan paslon Asmani Arif-Syahrul Beddu mendapat nomor urut 2. Selama proses pencabutan nomor urut berlangsung disaksikan oleh Panwas serta tim kampanye dan simpatisan paslon. Calon bupati Kolaka nomor urut 1, Ahmad Safei optimis bahwa angka 1 merupakan simbol kemenangan bagi SMS Berjaya. “Dengan nomor 1 ini, kami merasa mendapat angka keberuntungan. Karena pada pilkada sebelumnya, kami juga mendapat nomor urut 1 dan kami menang. Jadi, pada pilkada kali, kami yakin bisa mengulang kemenangan itu,” optimisnya.

Calon wakil bupati Kolaka, Muh jayadin menambahkan, pada pengambilan nomor undian pilkada 2013 lalu, dirinya mengambil nomor undian bola 5 dan hasilnya mendapat nomor urut 1. Hal itu disebabkan, kala itu pasangannya, Ahmad Safei masih mengunakan kendaraan DT 5 dan akhirnya berlanjut menggunakan DT 1. “Dan hari ini saya mengambil undian nomor 2 dan kami mendapat nomor urut 1. Itu karena saya menggunakan kendaraan DT 2. Saya sangat percaya kakanda saya (Ahmad Safei,red) tetap menggunakan DT 1. Jadi, intinya kami optimis masih mengunakan DT 1 dan DT 2,” katanya.

Optimisme kemenangan juga diungkapkan paslon nomor urut 2. Calon bupati Kolaka nomor urut 2 Asmani Arif menilai, angka 2 merupakan simbol kemenangan. “Angka 2 itu artinya salam dua jari kata pasangan Jokowi-JK pada pilpres 2014. Angka 2 juga bermakna kedamaian. Kami selalu berdoa supaya mendapatkan nomor urut 2 kepada Allah,” ungkap Asmani. Menurutnya, angka 2 punya makna filosofis yang sangat dalam. Allah menciptakan mahluknya selalu berpasang-pasangan. Seperti hidup dan mati, perempuan dan laki-laki, kalah dan menang. “Jadi, kalau periode sebelumnya SMS Berjaya, maka selanjutnya kami yang menjadi bupati dan wakil bupati Kolaka,” yakinnya diamini wakilnya Syahrul Beddu.

Sebelum dilakukan pencabutan nomor urut, terlebih dahulu kedua bakal calon wakil bupati diminta mencabut nomor undian untuk menentukan paslon mana yang diberi kesempatan pertama mengambil nomor urut. Sedangkan untuk pengambilan nomor undian, berdasarkan alfabet Muhammad Jayadin diberi kesempatan pertama dan ia mengambil nomor 2 yang menandakan bahwa pasangan SMS Berjaya mengambil nomor undian ke dua setelah paslon Berani.

Ketua KPUD Kolaka Lukman mengatakan, pengundian nomor urut sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. Ia meminta kepada kedua paslon dan timnya untuk menerima dengan ikhlas nomor yang didapatkan. “Terserah paslon bagaimana memaknainya. Yang pasti, prosesnya sudah sesuai aturan berlaku,” jelasnya. (zul)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top