Pariwara
Pariwara
Pariwara
Space Iklan
Konawe Utara

Enam Pemilik TV Kabel di Konut tak Kantongi Izin Siaran

KENDARIPOS.CO.ID — Enam pengusaha TV kabel yang beroperasi di Konawe Utara (Konut) belum mengantongi rekomendasi izin siaran dari Dinas Komunikasi dan Informatika untuk diteruskan pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Keenam lokasi usaha langganan TV kabel terdistribusi pada Kecamatan Sawa, Lembo, Lasolo, Molawe, Andowia dan Asera. “Dari hasil identifikasi awal ada enam usaha TV kabel yang beroperasi belum mengantongi izin siaran dari Dinas Kominfo,” ulang Kabid Komunikasi Diskominfo Konut, Ilham, Senin (12/2).

Mantan Kepala Seksi Pembekalan dan Penempatan Penduduk Distransnaker Konut itu tidak sepenuhnya menyalahkan para pelaku usaha TV kabel langganan belum mengantongi izin siaran dari Diskominfo. Pasalnya, aturan baku terhadap pelaku usaha TV kabel, belum dimiliki. Peraturan daerah (Perda) nomor 6 tahun 2017 tentang penataan dan perizinan televisi berlangganan kabel baru ditetapkan pada akhir tahun 2017 lalu. Makanya dengan hadirnya Perda tersebut, sudah semestinya para pelaku usaha TV kabel langganan mengurus izin siaran pada Kominfo Konut.

“Ini yang kami segera sosialisasikan ke masyarakat terutama pada pemilik stasiun TV kabel,” ujar mantan Koordinator Pemangkuan Hutan Dishut Konut Ilham menambahkan dengan ditetapkannya Perda nomor 6 tahun 2017 tentang penataan dan perizinan televisi berlangganan kabel, maka dapat menjawab adanya indikasi persaingan bisnis yang tak sehat serta monopoli usaha. Dalam aturan itu telah diatur pembagian zona penyelenggaraan pembangunan stasiun TV kabel yang meliputi tujuh zona. Kecamatan Motui, Sawa dan Lembo masuk dalam zona I. Zona II meliputi Wawolesea, Lasolo dan Molawe. Sedangkan zona III yakni Andowia dan Kota Wanggudu.

Zona IV meliputi Kecamatan Asera dan Oheo, zona V Kecamatan Landawe dan Wiwirano, zona VI Kecamatan Langgikima dan zona VII yakni Kecamatan Lasolo Kepulauan. “Dengan adanya aturan tersebut kami berharap seluruh pemilik stasiun TV kabel agar melaksanakan aturan tersebut sesuai ketentuan. Bagi masyarakat atau wadah perusahaan yang akan membuka usaha pada sektor penyiaran sebelumnya agar berkoordinasi dengan Dinas Kominfo untuk mendapatkan informasi tentang cara memperoleh izin penyelenggaraan TV berlangganan kabel,” tandas Ilham. (c/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top