Pariwara
Politik

Dana Kampanye Paslon di Konawe Dibatasi Rp 16 M

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tahapan kampanye pemilihan bupati (Pilbup) Konawe akan dimulai tanggal 15 Februari. Untuk itulah, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konawe terus mempersiapkan pelaksanaan tahapan ini termasuk pembatasan dana kampanye. Berdasarkan hasil pleno KPUD Konawe, batas maksimal dana kampanye bagi setiap pasangan calon (Paslon) pada Pilkada Konawe 2018 tidak boleh melebihi Rp 16,3 miliar. Putusan pembatasan dana kampanye turut dihadiri panitia pengawas Pemilu (Panwaslu), Polres Konawe dan seluruh Lo dan perwakilan Paslon.

Ketua KPUD Konawe, Sarmadan mengatakan pada tahapan awal KPU telah membahas rancangan batasan dana kampanye sebesar Rp 4,6 miliar. Namun setelah dikaji ulang, hasilnya dana kampanye yang bolehkan untuk setiap Paslon sebesar Rp 16,3 miliar.

Semua pemasukan dan pengeluaran Paslon kata dia, harus tercatat dan dilaporkan kepada penyelenggara. Begitu pula sumbangan kepada Paslon dibatasi seperti sumbangan perorangan dan badan usaha swasta maksimal Rp 75 juta. Sementara sumbangan dari Partai Politik (Parpol) atau gabungan dari Parpol dibatasi Rp 750 juta. “Selama masa kampanye nanti, Paslon tidak boleh menggunakan dana kampanye lebih dari kesepakatan,” ucapnya.

Dia menambahkan, setiap Paslon harus membuka rekening dan diserahkan kepada KPU Konawe pada tanggal 12 sampai 14 Ferbruari, sebagai laporan awal dana kampanye. “Bagi Paslon yanh tidak melaporkan dana kampanye sampai 24 Juni, maka sanksi tegas karena tidak menyerahkan Laporan penggunaan dana Kampanye (LPDK) dapat diskualifikasi atau dibatalkan kemenangannya,” pungkasnya. (b/hel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top