Pariwara
Pariwara
Pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Ratusan Pelajar di Kendari Terjaring Razia

Anggota Dirlantas Polda Sultra memeriksa surat-surat kendaraan bermotor siswa SMKN 2 Kendari, jumat (9/2). Foto: Elyn Ipo

KENDARIPOS.CO.ID — Kalangan pelajar dinilai masih mendominasi korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra bersama Polres Kendari berupaya menekan angka Lakalantas dengan melakukan pembinaan terhadap anak usia dini.

Jumat (9/2), institusi kepolisian melawat ke SMKN 2 Kendari untuk mengkampanyekan tertib berlalulintas dengan merazia surat-surat kendaraan bermotor melalui kegiatan bertajuk “Police go to school”. Setidaknya, ratusan siswa terjaring razia dengan beragam pelanggaran.

“Kebanyakan, pelanggaran mereka karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi. Selain itu kelengkapan atribut kendaraan, seperti spion dan plat nomor polisi. Belum lagi, banyak yang masih menggunakan kenalpot rakitan,” kata Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Lalulintas Dirlantas Polda Sultra, Kompol Oki Bagus SH SIK.

Katanya, mereka yang terjaring razia, tidak kena sanksi tindakan langsung (Tilang). Sebab razia itu bertujuan mengedukasi pelajar agar patuh pada aturan lalulintas. Pelanggar hanya diberikan surut teguran untuk diteruskan ke orang tua masing-masing. “Razia ini tidak ada penilangan. Hanya diberikan surat sebagai masukan kepada orang tuanya. Agar anaknya dilarang bawa motor ke sekolah sebelum dilengkapi kendaraannya,” tambahnya.

inset : Siswa SMKN 2 Kendari yang terjaring razia menerima surat teguran dan pernyataan bahwa akan melengkapi surat-surat kendaraan bermotor, kemarin (9/2).Foto: Elyn Ipo

Kegiatan ini, katanya akan dilakukan berkesinambungan. Tidak hanya di SMKN 2 Kendari, tetapi akan berlanjut di sekolah-sekolah lain. “Ini memang baru pertama kali dilakukan Polda Sultra, tetapi kita akan lakukan terus menerus,” tegasnya. Pelajar memang menjadi target kampanye tertib lalu lintas, mengingat fenomena banyaknya jumlah pelajar yang membawa sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat, maka diperlukan pembinaan khusus. Apalagi, korban Lakalantas adalah mereka yang berusia produktif.

“Kita lihat banyak kecelakaan usia produktif, karena selain tidak punya kelengkapan kendaraan mereka tidak mengantongi SIM dan tidak berhati-hati,” tandasnya. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top