Pariwara
HEADLINE NEWS

Soal Pembelian Rumah Rp 1,7 Miliar di Jakarta Timur, Lima Saksi tak Kenal Nur Alam

Gubernur non aktif Sultra Nur Alam (pegang tas) usai menjalani proses sidang.

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018). Agendanya masih sama seperti sebelumnya, pemeriksaan saksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan lima saksi. Mereka adalah Hendra Purnama (mantan Direktur PQI), Yenni Wiana Palau (Direktur Legal PT PQI) dan Dora Parapat (sales marketing PT PQI), Roby (Direktur PT Primayasa Utama) dan Syahrijal Imbar (Pegawai Bank Mandiri).

Kelima saksi tersebut diperiksa guna mengetahui aliran dana yang diduga sebagai fee dari penerbitan IUP PT. AHB. Untuk saksi Hendra Purnama, Yenni Wiana Palau dan Dora Parapat diperiksa terkait pembelian rumah di bilangan Bambu Apus Jakarta Timur yang ditinggali Ridho Insana. Rumah seharga Rp 1,7 miliar itu diduga aset Nur Alam, hanya diatas namakan kepada orang lain yakni Ridho Insana. “Saat pembelian, atas nama Nur Alam. Namun client saya bernama Ridho Insana,” ujar Dora, sales marketing PT PQI menjawab pertanyaan jaksa.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top