Pariwara
Ekonomi & Bisnis

26 Eksibitor Ramaikan Lippo Fashion Expo

Ketua Dharma Wanita Persatuan Konawe Selatan, Nurlin Surunuddin (kedua kiri) bersama anggota DPRD Kota Kendari, Rusiawati Silondae (kiri), saat belanja batik di salah satu gerai Lippo Fashion Expo, senin (5/2). Foto: Lindri Merinda/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Lippo Fashion Expo menjadi eksibisi pembuka awal tahun 2018 di Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak 26 eksibitor ikut ambil bagian pada expo tersebut.

Direktur Imperium Indonesia, Andi Muhammad Reza Makkawaru mengatakan, kehadiran imperium Indonesia sebagai promotor event di Kota Kendari dan terkhusus yang bertempat di Lippo Plaza.

“Kami hadir membawa kegiatan dengan peserta bukan saja dari Kendari tapi ada dari Jakarta, bandung, Makassar, Semarang dan NTB. Ada 26 eksibitor yang ikut. November kami coba 35 stand, tapi setelah melalui evaluasi dengan manajemen, kelihatannya boot dengan jumlah 26 itu sudah memadai. Kami pertimbangkan sirkulasi pengunjung dan kepentingan lain yang ada di Lippo,” katanya, senin (5/2).

Menurut pria yang akrab disapa Reza itu, peserta sangat antusias ikut. Sebab, rata-rata merupakan peserta baru yang ikut pada expo kali ini. Ke depan, kata dia, akan dibuat tour the Sultra. Makanya, dia akan mengagendakan silaturahmi dengan beberapa kabupaten terdekat, yang menurut amatannya sangat pas untuk dibuatkan expo.

Fardan Lakare dari Kreasindo, saat memberikan arahan pada peserta fashion class.

Lippo Expo Fashion, kata dia, merupakan awal bagi Imperium Indonesia untuk menyusun kalender tahunan. Sebab, di tahun sebelumnya sudah dibuat agenda serupa dengan nama yang berbeda seperti Fashion Eksibitor Nasional di tahun 2015 dan Kendari Fashion Festival yang diselenggarakan November 2017.

“Pameran bukan direct selling, tapi forum bisnis. Makanya kami hadirkan exsibitor yang punya pengalaman seperti Kanaya, Najwa dan lain-lain. Sengaja kami hadirkan, sebagai sinergi bisnis. Mereka tidak perlu datang, tapi ada mitra bisnis yang memasarkan produk mereka,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu eksibitor dari Jakarta, Boy mengatakan, pengunjung di Sultra sangat antusias. Masyarakatnya, kata dia, sangat konsumtif. Di hari pertama saja, produk batik yang dia bawa, laris manis di pasaran. Bahkan, pembelinya rata-rata istri pejabat, salah satu yang ia tahu istri Wakapolda Sultra, Lynda Carollyna Winarto.

Walaupun baru pertama ke Sultra, tapi owner Maleeka batik itu, menunjukkan respon positif. Terlebih lagi, batik jualannya sangat diminati pengunjung. Seperti yang tampak senin (5/2) kemarin, gerainya dikunjungi istri Bupati Konsel, Nurlin Surunuddin bersama anggota DPRD Kota Kendari yang juga besannya, Rusiawati Silondae.

“Banyak mba, saya kira Sultra pasar yang bagus. Masyarakatnya konsumtif. Yang datang banyakan ibu pejabat dan PNS. Mereka tahu kualitas ya mba. Jualan saya batik cap, jadi orang tahu kualitasnya gimana,” katanya.

Batik jualan pria asal Padang itu rata-rata dibanderol Rp 750 ribu hingga Rp 850 ribu. Kendati mahal, namun lanjut Boy, Harga berbanding lurus dengan kualitas yang ia tawarkan. Sehingga dia tidak ragu untuk mematok harga tinggi.

Faiza, penjual asal Makassar, mengaku baru pertama kali mengikuti expo di Sultra. tapi ia sangat senang. Sebab, hasil penjualannya sudah sangat banyak. Untuk kemarin saja, sudah lebih 20 pcs baju jualannya yang laris dibeli pembeli. (Ind)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top