Pariwara
Metro Kendari

Waspadai ! Paket Umrah Murah Identik dengan Penipuan


Notice: Undefined variable: amazondisplaywidget in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/wp-auto-affiliate-links/aal_engine.php on line 503

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Berita tentang penipuan calon jamaah umrah tengah marak di Indonesia. Belakangan ini banyak penyelenggara paket umrah terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib atas dugaan telah menipu jamaah karena tidak memberangkatkan mereka ke tanah suci sesuai jadwal. Peristiwa itu menjadi peringatan bagi masyarakat Kota Kendari yang punya keinginan menunaikan ibadah umrah. Jangan mudah tergiur dengan biaya murah.

Harapan itu disampaikan Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Kota Kendari, Marwijid. Ditemui di ruang kerjanya, mantan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Puuwatu ini mengatakan kasus penipuan berkedok umrah begitu banyak ditemukan. Makanya, masyarakat harus berhati-hati. “Lihat travelnya, jangan sampai bodong. Di Kota Kendari ini kalau tidak salah itu hanya 2 yang legal, tapi nanti saya cek lagi kepastiannya berapa. Intinya berhati-hati kalau mengangsur uang untuk umrah itu,” jelasnya, Jumat (2/2).

Animo masyarakat metro untuk berumrah kata dia cukup tinggi. Meski tidak merinci data akuratnya, ia memprediksi ada kurang lebih 100 pendaftar umrah setiap bulan yang masuk. “Biasanya masyarakat mendaftar langsung ke travel. Kita tahunya dari pengurusan paspor. Jumlahnya mencapai seratusan setiap bulan yang daftar, hanya berangkatnya tidak tiap bulan, karena menurut kebiasaan orang Timur ada bulan-bulan baik untuk berangkat,” tukas Marwijid.

Mudah saja bagi masyarakat untuk mengidentifikasi travel yang benar-benar punya niat mengantar jamaah ke tanah suci atau yang hanya mengumpulkan dana jamaah bak koperasi. Paket murah umrah itu kata Marwijid yang patut dicurigai sebab identik dengan penipuan. “Salah satu cara untuk mencurigai kalau sebuah travel itu tidak becus, lihat berapa biaya paket umrahnya. Kalau terlalu murah misalnya kita di Kota Kendari ini dibawah Rp 18 juta itu sudah hampir tidak masuk akal, karena biaya perjalanan dan biaya hidup di tanah suci itu mestinya lebih dari itu. Jadi patut dicurigai,” pungkasnya. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top