Pariwara
Hukum & Kriminal

Tak Bayar Upah Honorer, Mantan Kasatpol PP Wakatobi Diperiksa Jaksa

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Wakatobi, La Ode Adu terpaksa harus berurusan hukum. Dia dipanggil pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi lantaran enggan membayarkan upah honorer sebanyak 150 orang selama 1 bulan. Banyak tenaga honorer yang telah mengabdi di Satpol melaporkan tindakan La Ode Ade ke Kejari Wakatobi sejak tahun 2016. Tenaga honorer meminta agar kasus ini diproses dan upah 1 bulan untuk 150 orang dibayarkan.

Kasi Intel Kejari Wakatobi, Rudy SH mengungkapkan saat ini pihaknya masih menggali informasi terkait hal itu. Selain mantan Kasatpol PP Wakatobi, bendahara yang aktif saat itu juga telah dimintai keterangannya. “Kalau La Ode Adu sudah 3 kali kita periksa. Dan para tenaga honorer sudah banyak yang datang mengeluh di sini. Kan kasihan, mereka hanya ingin upahnya dibayar,” ujar Rudy, Jumat (2/2).

Namun, ada hal yang dinilai janggal oleh Kejari. Setelah beberapa kali melakukan pemeriksaan, ditemukan ada pencairan yang seharusnya diperuntukkan pembayaran upah tenaga honorer namun digunakan pada hal lain. Selain itu, nominal yang cair lebih banyak ketimbang pembayaran upah 150 tenaga honorer tersebut. “Perkiraan kami mantan Kasatpol PP ini melakukan pengadaan lain dengan menggunakan anggaran upah honorer. Ternyata setelah dicek data-datanya tidak ada pengadaan juga. Padahal nominal yang cair lebih banyak,” ungkap Rudy.

Kendati begitu, Kejari belum bisa membeberkan status mantan Kasatpol PP tersebut. Saat ini masih menggali data aset yang dimiliki oleh yang bersangkutan. “Untuk saat ini kami mohon maaf, kami masih merahasiakan status terlapor. Tapi, kami terus mengecek data di lapangan terkait asetnya. Kalau sudah selesai semuanya, nanti kita informasikan lagi,” pungkas Rudy.

Sekedar diketahui, salah satu kasus mantan Kasatpol PP Wakatobi yang ditangani pihak Kejari Wakatobi sejak tahun 2016 ini sempat terhenti mengingat keterbatasan jaksa di Kejari Wakatobi. Kejari Wakatobi juga telah berkonsultasi ke Kejaksaan Timmmmnggi Sultra dan diberi tenggang waktu agar menuntaskan kasus itu tahun ini juga. (thy/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top