Pariwara
Pariwara
Pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Usai Bertengkar, Suami Sadis di Muna Langsung Buang Istri ke Sumur Kering

SUAMI SADIS : Suami sadis, La Zulu (kanan) memeragakan adegan pembunuhan terhadap istrinya, Kamis (1/2). Peragaan dikawal ketat personel Polres Muna. Diduga, pelaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Foto : YAFRUDDIN YADDI / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Ld Muh Sifha Ul Hayat alias La Zulu (21) digiring polisi ke lapangan tembak Polres Muna, Kamis (1/2/2017). Pembunuh sadis itu bukan untuk dieksekusi regu tembak tetapi La Zulu akan memeragakan adegan memungkasi nyawa istrinya, Sitti Asnani alias Wa Onyang, awal Januari lalu di Desa Pola Kecamatan Pasir Putih, Muna. La Zulu memeragakan 24 adegan menghabisi nyawa korban. Usai membunuh wanita yang tengah hamil 3 bulan itu, La Zulu lalu membuang jasad korban ke dalam sumur kering.

Proses rekonstruksi atau reka ulang di pimpin Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Fitrayadi. Turut menyaksikan rekonstruksi, kuasa hukum tersangka, Muh Aksan Akbar yang juga Ketua LBH PEKAM, Kapolsek Pure, Kanit Reskrim Polsek Pure dan beberapa penyidik.”24 reka ulang yang diperagakan tersangka guna mencocokkan berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku pembunuhan,”ujar Iptu Fitrayadi.

Dari keterangan pelaku, mereka sering bertengkar dan ada masalah ekonomi. Saat bertengkar, pelaku kaget kalau istrinya hamil. “Pelaku khawatir tidak bisa menghidupi, karena tidak memiliki pekerjaan tetap,” ungkap Iptu Fitrayadi. Untuk diketahui, suami sadis itu tega memungkasi nyawa sang istri, Minggu (7/1) lalu. Berselang beberapa hari setelah kejadian itu, La Zulu diciduk anak buah Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga. Usai menghabisi nyawa istrinya, La Zulu kabur dan bersembunyi di Desa Bakealu Kecamatan Pasir Putih.

Diduga pelaku membunuh sang istri akibat persoalan ekonomi. Dan berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan yang diperoleh, kasus pembunuhan itu sudah direncanakan tersangka. Karena pelaku meminta adiknya (saksi) untuk tidur sekira pukul 19.30 wita, lalu tersangka membuka tutup sumur. Sembari menunggu korban datang, La Zulu duduk sejenak sembari minum kopi di rumah tetangga. Saat istrinya datang, tersangka sempat bertengkar lalu memeluk korban dan menjatuhkannya ke dalam sumur. Tersangka dikenakan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP. Ancaman hukuman seumur hidup penjara dan 20 atau 15 tahun penjara. (yaf/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top