Pariwara
Bombana

Harga Beras Bombana Normal

KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai salah satu daerah penghasil beras, harga pangan di Kabupaten Bombana masih sangat normal. Bahkan berada dibawah harga eceran tertinggi (HET) wilayah Sulawesi yaitu medium Rp 9.450 per kilogram. Namun harga yang masih dibawah HET itu tak membuat sejumlah pihak, khususnya Bulog Bombana tidak melakukan antisipasi untuk selalu mengontrol agar harga beras terus normal, sesuai aturan Kementerian Perdagangan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Bombana, Yusran Yunus. Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan kontrol untuk menjaga stabilitas harga beras di wilayah sesuai HET. Karena meskipun Bombana merupakan sentra produksi beras, tak menutup kemungkinan masih ada saja oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan untuk mengontrol harga beras. ” Jadi kami ada tim operasi pasar cadangan beras pemerintah (OPCBP) untuk melalukan pengawasan harga di pasaran,” ujarnya, rabu (31/1).

Yusran Yunus menjelaskan, selain melakukan pengawasan, jajarannya terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, salah satunya Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Pemkab Bombana. OPCBP juga menyuplai beras Bulog pada sejumlah pasar diantaranya Pasar Kasipute, Boepinang dan beberapa lainnya untuk menekan harga beras sesuai HET. “Di pasaran, harga beras perkilogramnya masih pada kisaran Rp 9.000 hingga Rp 9.300. Itu akan kami awasi terus agar tetap dan tidak melewati HET. Suplai beras tiap bulan ke pasar meningkat. Bulan lalu ada 45 ton, dan bulan ini lagi bertambah menjadi 75 ton,” harapnya. (b/kmr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top