Pariwara
Konawe Selatan

125 Desa di Konsel Pilkades Serentak

KAMALUDDIN/KENDARI POS
Wakil Bupati Konsel, H. Arsalim Arifin (kiri) menyerahkan Perbup sebagai petunjuk teknis bagi pelaksanaan Pilkades serentak pada 125 desa.

KENDARIPOS.CO.ID — 125 desa di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) akan mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak. Untuk menyukseskan agenda demokrasi tersebut, pemerintah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mulai memersiapkan diri dengan menggelar bimbingan teknis dan pembekalan terhadap pemerintah camat di masing-masing peserta Pilkades. Peraturan bupati tentang petunjuk teknis Pilkades juga diserahkan.

Wakil Bupati Konsel, Dr. H Arsalim Arifin yang membuka kegiatan itu mengungkapkan, sesuai jadwal tahapan, agenda Pilkades direncanakan April 2018 mendatang.
“Mulai hari ini sudah masuk tahapan. Jika tak ada kendala pemungutan suara ditiap desa yang ikut Pilkades akan berlangsung April nanti,” ungkapnya, rabu (31/1). Mantan Kepala Bappeda Konsel itu menjelaskan, pelaksanaan Pilkades serentak ini bertepatann dengan tahapan pemilihan gubernur, Pilcaleg dan Pilpres.

Konsel-2 tersebut pun mengimbau agar tidak terpengaruh. Apalagi ada surat edaran dari pemerintah provinsi terkait desa yang akan menggelar Pilkades agar ditunda. “Tapi nanti kita akan konsultasi ulang. Karena tahapan telah kita susun. Ini juga akan menjadi pertimbangan berkaitan dengan stabilitas dan keamanan Pilgub. Disamping itu, untuk menghindari hal tak diinginkan,” jelas Arsalim, rabu (31/1). Secara regulasi Pemkab Konsel sudah siap menyelenggarakan Pilkades serentak.

“Harapan kita, calon kepala desa adalah mereka yang terbaik di wilayahnya. Mari berpolitik secara santun dan elegan agar bagaimana masyarakat bisa memilih. Bersaing secara sehat dengan mengedepankan kepentingan daerah dan menjaga stabilitas keamanan,” pinta Arsalim. Sementara itu, Kepala DPMD Konsel, Dr. Sahlul, menjelaskan, selain pembekalan, pihaknya juga telah membentuk tim pemilihan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Untuk tim di desa, jika jumlah penduduk dibawah 1.000 jiwa, maka namanya tim 9. Bila lebih 1.000 penduduk maka disebut tim

Soal surat edaran yang dilayangkan Pemprov Sultra agar menunda Pilkades selama masa Pilgub, ia mengaku tak terlalu mempersoalkan. Sebab Konsel bukan daerah yang menggelar Pilkada, tetapi hanya menjadi peserta dalam pemilihan gubernur tahun 2018.
“Pelaksanaan tahapan Pilkades tidak akan mengganggu pelaksanaan Pilgub. Karena sesuai Perbup, hari H pemungutan suara akan berlangsung 1 April 2018. Sementara Pilgub bulan Juni 2018. Jadi pada jedah waktu itu kita masih bisa gelar. Dari pada dipending maka tentu ini akan mengganggu pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran dana desa,” argumennya.

“Sudah sekitar 50 desa yang masa jabatan Kadesnya sudah berakhir. Misalnya seperti Kaindi di Lainea, Duduria dan Wandongo. Tidak menutup kemungkinan juga bagi kepala desa yang akan mencalon kembali itu terlebih dahulu harus cuti. Supaya fokus mengikuti tahapan Pilkades,” imbuhnya. Pemkab telah menyiapkan dana Pilkades masing-masing Rp 15 juta, melalui APBD Konsel. (c/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top