Pariwara
Metro Kendari

Telat Lelang, Anggaran Ditarik Pusat

Rony Yakob

KENDARIPOS.CO.ID — Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sultra harus mempercepat langkahnya untuk menyiapkan dokumen paket proyek tahun ini. Pasalnya, bila telat, bisa dikenakan sanksi serius dari pemerintah pusat. Ancaman itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2015 tentang percepatan lelang.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BPBJP) Sultra, Rony Yakob La Ute membenarkan hal itu. Ia mengatakan sampai saat ini, OPD belum maksimal menyerahkan Rencana Umum Pengadaan (RUP). Dari total paket kegiatan tahun ini hanya sekira 301 paket yang masuk. “Yang masuk dalam RUP itu 301. Sudah dilelang 17 paket dan yang masih dalam proses lelang ada 11 paket,” ujar Rony Yakob, Selasa (30/1).

Lambannya OPD kata dia dikhawatirkan bisa dikenai sanksi Inpres Nomor 1 Tahun 2015 tentang percepatan lelang. “Karena menurut inpres tersebut bahwa tender atau lelang paling lambat bulan April sudah harus selesai,” ungkapnya.

Bila tidak tuntas pada April nanti, mantan Pj. Bupati Muna itu menegaskan dana akan ditarik dan dikembalikan ke pusat, karena dianggap tidak ada penyerapan. “Kalau begitu bukan hanya daerah yang rugi tetapi masyarkat juga terkena implikasinya, karena dana ditarik pembangunan tidak jalan manfaat tidak diterima,” lanjutnya.

Untuk menghindari itu, BPBJP sudah membuat surat edaran untuk percepatan lelang itu. Surat itu sudah ke OPD. “Kalau ada kendala OPD tolong informasinya, kita juga memonitor terus apa saja kendala, mungkin kendala teknis atau kekurangan SDM pembuat dokumen itu,” katanya. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top