Pariwara
Konawe Utara

Sosialisasi TP4D di Konut, Kajati Sultra Ingatkan SKPD Taat Hukum

KUNJUNGAN KERJA: Kajati Sultra, Azhari (depan, baju hitam) didampingi sejumlah pejabat utama Kejati Sultra disambut Tarian Mondotambe saat berkunjung ke Konawe Utara (Konut), selasa (31/1). Mereka disambut langsung Bupati Konut, Ruksamin beserta jajaran. Foto: Helmin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra menggelar kunjungan kerja di Konawe Utara (Konut), selasa (30/1). Silaturahmi yang dikemas dalam bentuk sosialisasi tim pengawal, pengaman pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D) ini dipimpin langsung Kajati Sultra, Azhari. Mereka disambut langsung Bupati Konut, Ruksamin beserta pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Azhari mengingatkan agar pimpinan SKPD di Konut untuk menjalankan kegiatan sesuai dengan aturan yang sudah berlaku. Sebab, hanya dengan cara itu sehingga bisa terhindar dari jeratan hukum. “Intinya taat hukum saja. Ikuti aturan main yang sudah digariskan. Kalau menemui kendala, silahkan bertanya pada jaksa. Mereka siap memberikan pendampingan hukum,” kata Azhari.

Dia menambahkan, dalam urusan tata kelola anggaran untuk pembangunan, jaksa siap mendampingi. Pimpinan SKPD tidak perlu lagi sungkan untuk minta pendapat hukum. Sebab, substansi kehadiran program TP4D, untuk membantu SKPD dan pemerintah daerah secara umum supaya terhindar dari penyalagunaan keuangan negara. “Kita harapkan supaya pengelolaan proyek berjalan sesuai dengan aturan berlaku. Jangan ada lagi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran dalam kegiatan pembangunan daerah,” harapnya.

Lebih jauh pengganti Sugeng Djoko Susilo ini menjelaskan, kehadirannya di Konut sama dengan daerah lain. Selain silaturahmi untuk mendekatkan Kejati dengan pemda, juga memberikan pemahaman hukum secara langsung. Sehingga ke depannya, pemda bisa bersinergi dalam pelaksanaan pembangunan di daerah. “Upaya pencegahan harus di kedepankan, sebelum dilakukan penindakan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Unaaha, Syaiful Bahri Siregar menambahkan, tahun ini program TP4D akan memfokuskan pada dua kabupaten, yakni Konawe Utara dan Konawe Kepulauan. “Tahun ini kita fokuskan TP4D Konut dan Konkep. Tahun sebelumnya di Kabupaten Konawe,” jelasnya.

Dalam agenda kunjungan kerja Kejati Sultra itu, juga dirangkaikan dengan tanya jawab persoalan potensi hukum yang diterima dalam pengelolaan proyek. Antusias SKPD untuk mempertanyakan hal tersebut cukup tinggi. Sayangnya, batas waktu yang mepet membuat tanya jawab soal hukum dibatasi. Rata-rata pimpinan SKPD mempertanyakan persoalan pengelolaan proyek atau pengadaan barang dan jasa agar terhindar dari jeratan hukum.

“Nanti kami akan datang kembali. Semua persoalan nanti kita diskusikan di waktu lain,” tambahnya. Agenda Kejati Sultra dirangkaikan dengan penandatangan MoU antara Kejaksaan dan Pemkab Konut. “Dengan kehadiran Kejati Sultra dan Kejari Konawe menjadi penyemangat SKPD dalam bekerja melaksanakan pembangunan di Konut,” kata Ruksamin, Bupati Konawe Utara, Ruksamin. (b/min)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top