Pariwara
Metro Kendari

Tina Nur Alam Berkemas, Ruang Kerja Nur Alam dan Rujab Mulai Dikosongkan

KEMAS : Staf gubernuran menurunkan sejumlah koleksi foto Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam. Istri Nur Alam, Tina dibantu anak-anaknya ikut beres-beres diruang kerja Nur Alam jelang berakhirnya kepemimpinan Nur Alam. Hanya barang pribadi yang dibawa pulang, Senin (29/1). Foto: Elyn Ipo/Kendari

KENDARIPOS.CO.ID — Ada isak tangis yang sesekali terdengar pilu di balik ruang kerja Gubernur Sultra nonaktif Nur Alam, Senin pagi (29/1). Terlihat istri gubernur, Tina Nur Alam sibuk berkemas. Dia dibantu sejumlah pegawai yang sibuk membenahi ruang kerja yang sudah ditinggal beberapa bulan oleh Nur Alam.

18 Februari nanti, masa jabatan Nur Alam sebagai gubernur akan berakhir. Satu per satu foto orang nomor 1 di Sultra itu diturunkan oleh staf gubernuran. Sesekali jemari staf menyeka bulir bening yang mengalir dari pelupuk mata. Lebih dari 10 pegawai mendampingi sang istri gubernur yang turut hadir mengemas barang pribadi milik Nur Alam.

Meski masa jabatan Nur Alam baru akan berakhir beberapa pekan lagi, sang istri, Tina Nur Alam memutuskan untuk membawa pulang barang-barang Nur Alam kembali ke rumah pribadinya lebih awal. Anggota Komisi IX DPR RI itu tak sendiri mengambil satu per satu koleksi pribadi Nur Alam.

Tina Nur Alam didampingi 2 anaknya, Giona Nur Alam dan Radhan Nur Alam yang juga sibuk mengangkat barang-barang dan memasukannya ke dalam kardus besar. “Sebenarnya kalau mau hitung hari masih agak lama. Masih kurang lebih 20 hari lagi, tetapi karena kebetulan hari ini saya di Kendari. Ada anak-anak juga maka kita sepakati untuk mengambil barang-barang pribadi bapak dari ruang kerjanya,” ungkapnya saat dihampiri wartawan disela-sela aktivitasnya di ruang kerja itu.

Ia banyak bercerita soal suaminya yang kerap mempertanyakan kabar dan suasana di kantor gubernur. Kepada istrinya Nur Alam mengaku rindu berat dengan orang-orang disekelilingnya semasa menjadi gubernur aktif. “Bapak selalu bertanya tentang orang-orang disini, kita bersihkan ini juga karena bapak yang minta,” katanya sambil mengeringkan kucuran keringat dengan sapu tangan putih digenggaman.

Wanita berhijab ini mengaku punya banyak kenangan di ruang kerja itu. Sebab 2 periode memimpin Sultra, Nur Alam banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan itu. Sehingga, jika ada urusan penting sang istri harus menemui suami di kantornya. “Banyak suka, tapi banyak duka. Saya sedih sekali tadi, tapi anak saya (Radhan) selalu bercanda, makanya kita terdengar ramai padahal aslinya sedih,” ungkapnya.

Selain di ruang kerjanya, keluarga juga sudah “bersih-bersih” dari rujab gubernur. “Sebentar sore (senin,red) kita ke rujab juga, disana banyak juga barang-barang pribadi kami semua,” lanjut Tina Nur Alam.

Tina memastikan tak ada inventaris atau aset daerah yang dibawa pulang. Semua barang yang diangkut ke mobil hanya barang pribadi gubernur. “Makanya saya pantau langsung, hanya foto dan penghargaan pribadi saja, kalau penghargaan daerah kita tinggalkan di kantor,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ruang kerja itu memang diperuntukan untuk aktivitas gubernur. Saleh Lasata pasca dilantik menjadi Plt. Gubernur Sultra enggan berkantor di sana. Ia memilih tetap menjalankan tugas gubernur di ruang kerjanya sebagai wakil gubernur. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top