Pariwara
Kolaka

Tambak di Kolaka Tercemar Tambang, Produksi Udang Turun

KENDARIPOS.CO.ID — Kabupaten Kolaka terkenal dengan hasil bumi yang melimpah. Salah satu potensi sumber daya alam yang menjadi andalan adalah udang. Sayangnya, di tahun 2017 lalu, produksi udang di Bumi Mekongga mengalami penurunan sebesar 15 persen dibanding sebelumnya.

“Pada tahun 2016, produksi udang sekitar 4.000 ton. Sedangkan di tahun 2017 hanya sekitar 3.400 ton. Salah satu penyebab turunnya produksi udang karena pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Wolo,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Perikanan Budi Daya Dinas Kelautan dan Perikanan Kolaka, Umar, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/1).

Ia menjelaskan, dengan adanya aktivitas pertambangan di Kecamatan Wolo, membuat sekitar lebih 300 hektare tambak udang milik petani, tercemar debu. Sehingga produksi udang di wilayah tersebut tidak maksimal. Kata Umar, belum maksimalnya produksi udang di Kabupaten Kolaka karena masih ada sejumlah lahan tidur yang tak dimanfaatkan warga. Olehnya itu, untuk meningkat kembali produksi udang, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik lahan tidur untuk mengelolanya.

“Contohnya saja lahan di Desa Babarina, Kecamatan Wolo. Di daerah tersebut terdapat sekitar 90 hektare lahan yang tidak dikelola. Rencananya kami akan tawari warga agar memanfaatkan lahan tersebut. Keuntungannya akan diberikan pada warga dan dimasukkan ke kas daerah,” ujarnya. (b/fad)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top