Pariwara
Politik

Sekwan Siap Proses Pengunduran Diri Tiga Legislator

H. Nasruan, SH

KENDARIPOS.CO.ID — Tiga legislator DPRD Sultra akan bertarung pada pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Mereka adalah Syahrul Beddu legislator partai Golkar yang maju mendampingi Asmani Arif pada pemilihan bupati (Pilbup) Kolaka. Selanjutnya, politisi PDIP, Litanto yang menyatakan diri bertarung di Pilbup Konawe sebagai calon bupati berpasangan dengan Murni Tombili. Ketiga, Ikhsan Ismail mencalonkan diri sebagai calon wakil wali kota Baubau berpasangan dengan Wa Ode Maasra Manarfa. Sebagai bentuk konsekeunsinya, mereka harus mundur dari DPRD Sultra.

Sekretaris DPRD Sultra, Nasruan mengatakan telah menerima surat pengunduran diri ketiga legislator tersebut. Suratnya telah diserahkan ke sekretariat sebelum mereka mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing daerah. Surat keterangan pengunduran diri dari DPRD Sultra-lah yang menjadi dasar ketiga anggota parlemen Sultra ini mendaftar ke KPU.

Selanjutnya kata mantan Pj Bupati Buton ini, partai tempat yang bersangkutan berkarir akan mengajukan calon pengganti Antar Waktu (PAW). Setelah surat itu diterima, pihaknya akan bersurat ke KPU Sultra untuk dilakukan verifikasi kepada calon PAW tersebut.

“Secara administrasi, setiap anggota DPRD resmi mundur setelah ditetap resmi oleh KPU sebagai bupati, wakil bupati atau wakil walikota,” katanya saat ditemui dikantor DPRD Sultra yang baru, senin (29/1).

Mantan Karo Hukum Pemprov Sultra ini menambahkan, proses pemberhentian akan dilakukan setelah ditetapkan pada 12 Februari 2018 mendatang. Jika surat pengunduran diri tidak ada disertakan sebagai calon PAW-nya maka pihaknya akan melakukan pernerhentian saja. Tapi, jika sudah lengkap dengan PAW maka pihaknya langsung proses pemberhentian dan sekaligus PAW. Namun biasanya, pihaknya meminta kepada parpol surat pemberhentian itu sekligus diusulkan untuk PAW nya.

“Jadi, partai begitu menetapkan anggotanya sebagai calon sebaiknya siapkan PAW nya. Sebab, jangan sampai diberhentikan baru menunggu PAW, kita tidak menunggu PAW. Olehnya, saya berharap tidak terjadi lagi sebagaimana proses kekosongan dewan sebelumnya,” bebernya.

Saat ini lanjut dia, ketiga dewan itu masih aktif sebagai anggota DPRD Sultra. Maksimal adalah sampai dtetapkan oleh KPU masing-masing sebagai kontestan pilkada. “Kalau 12 Februari ditetapkan tidak boleh lagi beraktivitas termasuk hak-haknya (di DPRD Sultra) ditiadakan semua,” tandasnya. (b/wan)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top