Pariwara
Konawe Kepulauan

Puting Beliung Rusak Rumah Warga Konkep

MURSALIN/KENDARI POS
Kadis Sosial Konkep, Muh. Rustam Arifin melakukan peninjauan ke kediaman korban angin puting beliuang di Desa Lamongupa, senin (29/1)

KENDARIPOS.CO.ID — Salna (38) dan Siti Nurma (41) tak bisa berbuat banyak saat angin puting beliung memporak-porandakan kediaman mereka. Untung saja nyawa keluarga kedua wanita itu selamat dari terpaan angin kencang disertai hujan lebat, Senin (29/1) dinihari. Saat itu, warga Desa Lamongupa, Kecamatan Wawonii Tengah, Konawe Kepulauan (Konkep) tersebut sedang tertidur. “Awalnya memang hujan, tiba-tiba terdengar suara angin. Saya langsung lari sambil saya tarik anakku yang sementara tertidur agar bisa keluar dari dalam rumah,” kata Salna, saat ditemui di kediamannya yang porak porandai, senin (29/1).

Ibu tiga anak itu mengungkapkan, ada tiga kepala keluarga yang tinggal dalam satu rumah tersebut. “Alhamdulillah kami semua selamat. Yang duluan roboh sebelah kiri rumah, baru bagian kanannya menyusul. Biar berasku saya tidak sempat selamatkan,” sedih pedagang ikan keliling di desanya itu. Tak jauh dari kediaman Salna, musibah serupa menimpa Siti Nurma. Kediaman semi permanen itu, nyaris rata dengan tanah setelah angin puting beliung menghantam perkampungan Lamongupa, senin dinihari. Bahkan atap berpindah hingga 10 meter dari lokasi rumahnya.

“Saya tinggal bertiga dengan cucuku. Saya juga lagi tidur, tiba-tiba dengar angin kencang langsung kita lari keluar. Tidak ada barang-barang yang kami selamatkan. Yang penting nyawa bisa selamat,” katanya. Dilaporkan, ada empat rumah yang rusak parah saat angin puting beliung melanda Konkep, senin (29/1). Tiga diantaranya berada di Desa Lamongupa, Kecamatan Wawonii Tengah dan sebuah rumah di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Wawonii Timur.

“Rumah yang rusak berat ada empat di dua kecamatan berbeda. Sementara rusak ringan ada tujuh unit rumah. Rusak ringan ini, hanya atapnya yang diterbangkan angin. Untuk rusak berat, rumah mereka yang rata dengan tanah,” rinci Kepala Dinas (Kadis) Sosial Konkep, Muh. Rustam Arifin, saat sedang melakukan pendataan. Dia mengatakan, pihaknya hanya melakukan pendataan fisik bangunan saja yang terkena musibah alam. Untuk bantuan perbaikan rumah yang rusak, itu masuk dalam kewenangan Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD). “Nanti setelah dari lapangan saya laporkan ke pimpinan sambil menunggu langkah apa yang akan diambil selanjutnya,” ungkapnya.

Rustam mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan bencana alam. Karena cuaca ekstrem diprediksi terjadi antara bulan Februari dan Maret. “Sebab di bulan itu sering terjadi abrasi dan naiknya air laut. Saya minta kita semua waspada untuk mengantisipasi kejadian alam,” katanya. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top