Pariwara
Metro Kendari

Kapolda : Seleksi Sekolah Polisi Harus Transparan

TRANSPARAN : Tahun ini Polda Sultra membuka peluang bagi perwira polisi untuk mengikuti pendidikan Sespimmen, Sekolah Inspektur Polisi dan Sespimma. Kapolda Sultra, Brigjen Andap Budhi Revianto meminta proses seleksi sekolah polisi berjalan transparan. Jika mendengar ada kecurangan, Kapolda akan memberi sanksi. Kapolda Sultra saat memimpin proses penandatanganan pakta integritas, Senin (29/1). Foto: Adwin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Para perwira Polda Sultra yang ingin meningkatkan jenjang karir dapat menempuh pendidikan yang dibuka. Polda Sultra membuka penerimaan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), Sekolah Inspektur Polisi (SIP) serta Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) tahun 2018.

Kuota yang dijatah Polda Sultra yakni Sespimmen sebanyak 5 orang, Sespimma 4 orang, sedangkan jenjang SIP sebanyak 26 orang. Pelaksanaan sekolah khusus para pimpinan dan perwira polisi ini akan dilaksanakan pekan ini yang ditandai dengan penandatangan pakta integritas di Mapolda Sultra, Senin (29/1).

Kapolda Sultra, Brigjen Andap Budhi Revianto mengatakan pelaksanaan seleksi penerimaan sekolah polisi harus transparan. Sejumlah panitia diminta ikut memantau selama proses pelaksanaan tes. Brigjen Andap Budhi Revianto mengingatkan jangan ada “permainan” antara panitia dengan peserta. Sanksi akan diberikan apabila dirinya mendengar adanya “permainan” selama proses seleksi. Proses transparansi dalam seleksi sekolah polisi merupakan bagian dari langkah untuk berbenah. “Kalau saya dapatkan dan dengar, maka oknum pesertanya saya PTDH,” ujar jenderal bintang satu ini saat memimpin penandatangan pakta integritas, senin (29/1).

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sultra, Kombes Nurworo Danang menuturkan pendaftar SIP sangat dominan. Peminatnya mencapai 184 peserta, sementara kuotanya hanya 26. Jumlah pendaftar seleksi Sespimmen sebanyak 18 orang dan 10 orang peserta untuk Sespimma. “Pelaksanaan tes akan dilakukan selama 1 bulan. Tes yang dilakukan adalah tes kesehatan, psikologi sampai ujian tulis,” rinci Kombes Nurworo Danang.

Selama proses tes ini, Polda Sultra melibatkan pengawas eksternal dan internal. Pengawas dilibatkan untuk mencegah potensi kecurangan agar tes lebih terarah dan transparan. Pengawasnnya melibatkan, Propam, Irwasda dan media massa. Sejumlah peserta seleksi ikut hadir dan diambil sumpahnya. (ade/c)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top