Pariwara
HEADLINE NEWS

Lima Kandidat Perempuan di Sultra Siap Tarung di Pilkada Serentak

Lima Kandidat Perempuan Siap Tarung di Pilkada. Sumber: Data Diolah

KENDARIPOS.CO.ID — Ada 12 kandidat yang siap bertarung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Sulawesi Tenggara (Sultra), tahun ini. Rinciannya, enam bakal calon kepala daerah di pilwali Baubau, empat di pilbup Konawe dan dua di pilbup Kolaka. Dari jumlah tersebut, empat diantaranya berstatus perempuan.

Para kandidat perempuan itu adalah bakal calon Wali Kota Baubau Roslina Rahim dan Waode Maasra Manarfa, bakal calon bupati Kolaka Asmani Arif, dan bakal calon bupati Konawe, Muliati Saiman. Sebenarnya masih ada satu lagi, yakni Murni Tombili. Hanya saja, dia statusnya bakal calon wakil bupati Konawe. Hampir semua sudah penuhi syarat (kecuali Muliati Saiman tunggu verifikasi faktual), sehingga sudah sangat siap bertarung di pilkada.

Kalau dicermati, ini fenomena unik. Sebab, sepanjang perhelatan pilkada di Sultra, baru kali ini banyak diikuti kandidat perempuan. Malah, untuk kapasitas bakal calon kepala daerah, baru kali ini terlihat. Makanya, tidak salah kalau mereka ini disebut “srikandi” pendobrak tradisi. Karena bagaimanapun juga, merekalah yang menjadi pelopor utama munculnya kandidat perempuan sebagai calon kepala daerah di Sultra.

Pakar Komunikasi Politik Sultra, Dr Muh Najib Husain tak menampik asumsi itu. Dirinya menilai, banyaknya kandidat perempuan yang maju pilkada, apalagi sebagai calon kepala daerah merupakan kemajuan demokrasi. “Kehadiran calon kepala daerah perempuan akan memberi warna baru dalam perhelatan pilkada di Sultra. Ini patut diapresiasi,” ungkap Najib Husain, minggu (28/1).

Menurutnya, peran perempuan di dunia perpolitikan di Sultra, sebenarnya sudah kelihatan sejak pemilihan legislatif (pilcaleg) tahun 2014 lalu. Hasilnya bisa dilihat di DPRD Kota Kendari yang sudah memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan. Di DPRD Sultra juga begitu, meski belum memenuhi kuota 30 persen (hanya 9 orang), namun tetap kenaikannya signifikan.

“Kalau peran-peran mereka di dunia politik, saya kira sudah menunjukkan kemajuan yang positif. Hanya, apakah bisa bersaing dengan kandidat pria di pilkada, masih harus dilihat setelah pemilihan nanti,” jelasnya. Secara umum, lanjut akademisi UHO ini, calon perempuan punya peluang sama untuk memenangkan pilkada. Malah sebenarnya, kalau dimaksimalkan lebih besar peluangnya ketimbang calon pria.

1 of 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top