Pariwara
Metro Kendari

Pemprov Sultra Pastikan Lahan Jembatan Baruta Siap

Ilustrasi Jembatan

KENDARIPOS.CO.ID — Satu lagi modal pemerintah provinsi untuk meyakinkan pemerintah pusat agar pembanguan jembatan Baruta bisa dianggarkan dalam APBN. Urusan lahan yang selama ini masih dikomunikasikan dengan Pemda setempat kini sudah tuntas.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Rundubeli Hasan. Dia mengatakan Pemkot Baubau sudah membebaskan lahan yang menjadi kewenangannya. Sementara bentangan menuju Pulau Muna yang masuk dalam otorita Pemkab Buton Tengah juga sedang dalam proses dan sebentar lagi tuntas.

“Wali Kota Baubau sudah menyampaikan kepada kami bahwa urusan lahan untuk kawasan jembatan di Pulau Buton itu sudah dibebaskan. Sementara di Pulau Muna oleh Bupati Buteng, Samahudin juga sudah memperlihatkan surat pernyataan warga pemilik lahan yang sudah bersedia melepaskannya untuk kepentingan jembatan. Jadi sudah tidak ada masalah,” ujar Rundubeli Hasan, jumat (26/1).

Mantan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Sultra itu melanjutkan meski masa jabatan Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam dan Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata sebentar lagi berakhir namun perjuangan untuk jembatan Baruta itu tetap akan berlanjut. “Ini sudah masuk dalam rencana nasional. Hanya tinggal menunggu saja, dan kita akan mencoba dan terus mencoba meyakinkan pemerintah pusat,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, Nasir Andi Baso mengatakan kebutuhan anggaran untuk pembangunan jembatan penghubung pulau Muna dan pulau Buton itu diestimasi sekira Rp 3 triliun. “Anggaran yang kita butuhkan memang sangat besar. Jembatan Muna-Buton itu butuh sekitar Rp 3 triliun,” ungkap mantan Kepala Inspektorat Sultra itu.

Pemprov Sultra kata Nasir Andi Baso sangat memahami kondisi keuangan pemerintah pusat. Apalagi, sudah banyak proyek besar yang didukung melalui pendanaan APBN saat ini. “Kita masih ada yang prioritas lainnya. Ada Bendungan Pelosika Ladongi, Kawasan Industri Konawe, Wakatobi. Itu semuan beranggaran triliunan rupiah,” paparnya.

Meski begitu, Pemprov belum menyerah untuk memperjuangkan pembangunan jembatan Baruta. Saat ini masih ada proses berlangsung yakni Detail Engineering Desain (DED). “Masih DED sekarang, itu bagian dari perencanaan juga,” imbuh Nasir Andi Baso. (ely/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top