Pariwara
Metro Kendari

Kadishub Sultra : Sultra Sekarang Punya 18 Pelabuhan, 10 Terminal Dibenahi

Kadishub Sultra, Hado Hasina saat memaparkan keberhasilan Dishub di era kepemimpinan pasangan Nur Alam – Saleh Lasata dalam acara diskusi yang digelar Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — “Pahlawan” lain yang juga berperan penting bagi kesuksesan NUSA adalah Dr. Hado Hasina, Kadis Perhubungan Sultra. Sebagai provinsi kepulauan, Sultra mengandalkan armada angkutan laut sebagai sarana mobilisasi barang dan orang dari suatu daerah ke daerah lain. Makanya pengadaan pelabuhan penyeberangan (fery) menjadi salah satu kebutuhan prioritas bagi transportasi daerah ini. Selama 10 tahun terakhir perkembangan transportasi Sultra belum semaksimal perkembangan infrastruktur jalan dan jembatan. Meski begitu Dinas Perhubungan sebagai leading sektornya sudah berbuat banyak bahkan melampaui ekpektasi pimpinan daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra Hado Hasina mengatakan, saat ini total pelabuhan penyeberangan di Sultra sudah 18 pelabuhan. Meskipun dari hitungan kementerian perhubungan wilayah Sultra idealnya memiliki 35 pelabuhan penyeberangan. Namun hal itu akan dipenuhi bertahap. “Angkutan antar pulau lainnya masih mengandalkan kapal tradisional. Sejauh ini masih bisa melayani kebutuhan masyarakat. Tapi tetap pelan-pelan kita penuhi. Selama ini kita bangun itu dengan melibatkan masyarakat dan swasta,” jelasnya, saat memaparkan keberhasilan Dishub di era kepemimpinan pasangan Nur Alam – Saleh Lasata dalam acara diskusi yang digelar Kendari Pos, Kamis (25/1/2017).

Lebih lanjut mantan Sekda Butur ini mengungkapkan, konsep pembangunan sektor transportasi berbasis angkutan massal. Olehnya itu, semua daerah ditargertkan memiliki terminal tipe B. Saat ini baru 10 terminal yang sudah dibenahi oleh provinsi. Sebab baru 10 dari 17 kabupaten/kota yang sudah menyerahkan aset terminalnya untuk berada di bawah kendali provinsi. “Terminal itu kini mulai termanfaatkan setelah sebelumnya fakum,” ujarnya.

Mantan kepala dinas PU Buton Utara ini, menjabarkan ada lima prinsip pembangunan jaringan transportasi di Sultra hingga berkembang seperti saat ini. Pertama, pemerintah harus punya Vission yang artinya visi yang realistis ditetapkan. Kedua adalah Guts yang dalam terjemahannya adalah keberanian yang bertanggung jawab. Kemudian prinsip tidak takut keliru atau permision to failure. “Selanjutnya kita harus punya Speed (lompatan) dan Finding funding (menemukan dana via kemitraan). Lima hal ini sudah jalan dan sekarang semua kabupaten/kota sudah punya terminal, tinggal kita poles sedikit lagi,” ungkapnya. (b/ely)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top