Pariwara
HEADLINE NEWS

Arogansi Kasatreskrim Polres Baubau Disorot

KENDARIPOS.CO.ID — Tindakan intimidasi dan upaya menghalang-halangi kerja jurnalis oleh oknum aparat penegak hukum kembali terjadi. Kali ini dialami Mulyadi Azis alias Putra, salah satu wartawan media online lokal, Kabarbuton.com. Perilaku tak terpuji tersebut dilakukan Kasatreskrim Polres Baubau, AKP Haris Akhmad Basuki. Versi Putra, peristiwa tersebut terjadi ketika ia sedang melakukan peliputan kasus pembacokan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata, Kota Baubau, Senin (22/1) lalu. Ketika itu, pria berusia 26 tahun tersebut sedang merekam video korban pembacokan.

Namun kamera yang digunakanya sempat merekam wajah Kasatreskrim Polres Baubau. Hal itu membuat AKP Haris Akhmad Basuki merasa keberatan sehingga menyuruh Putra menghapus hasil rekamannya. “Saya bilang, tidak ada gambarnya kita pak. Tetapi dia bilang, sini kameramu. Karena saya merasa terdesak dan takut jangan sampai video dalam kameraku terhapus semua, akhirnya saya perlihatkan dia (Kasatreskrim) gambar yang saya ambil. Dia lihat, ada wajahnya terekam, lalu minta supaya saya hapus. Makanya, saya hapus sendiri,” terang putra di hadapan para jurnalis, Selasa (23/1) malam lalu.

Arogansi Kasatreskrim Polres Kota Baubau itu mendapat tanggapan serius dari sejumlah organisasi wartawan. “Tindakan Kasatreskrim ini telah menodai semangat kebebasan pers yang diatur dalam undang-undang nomor 40 tahun 1999. Pada pasal 4 ayat 1 cukup jelas disebutkan, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Kemudian ditegaskan pada ayat 2 bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran dan ayat 3, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi,” kata Ketua AJI Kendari, Zainal A. Ishaq melalui Koordinator Divisi Advokasi, La Ode Pandi dalam siaran persnya, Rabu (24/1).

Ia mengingatkan, bagi pihak yang melanggar pasal 4 ayat 2 dan 3 maka ada ketentuan pidana yang tertuang pada pasal 18 dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun. Sementara itu, Ketua PWI Kota Baubau, Hainis Moehiddin, juga menyayangkan sikap Kasatreskrim tersebut. “Sangat tidak elok dilakukan siapapun, terlebih lagi penegak hukum. Sikap yang meminta menghapus video rekaman wartawan, kurang pantas. Sebab, mereka yang diberikan amanah menduduki jabatan penting dan publik harus memahami aturan,” sindirnya.

Kecaman yang sama juga datang dari sejumlah wartawan di Baubau yang tergabung dalam Barisan Jurnalis Kepton (BJK). Mereka tidak terima dengan sikap menghalang-halangi kerja Pers. “Kami minta agar Kapolres Baubau mengevaluasi kinerja Kasatreskrim. Selama ini, kami bekerja selalu berpedoman pada kode etik. Tolong jangan dihalang-halangi,” tegas Kordinator Lapangan (Korlap), La Ode Asmar Iyan.

Sikap kurang bersahabat AKP Haris Akhmad Basuki pada pers di Baubau, bukan kali itu saja. Sebelumnya, perlakuan yang sama juga pernah dialami jurnalis MNC Media, Andy Lopes Eba. Jumat (5/1) lalu ia dilarang meliput peristiwa penganiayaan dan jambret yang ditangani Polsek Murhum Kota Baubau. Namun larangan tersebut tidak dipedulikan.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukan bawahanya itu. “Apa yang terjadi di lapangan dan dilakukan anggota,menjadi tanggung jawabku. Untuk itu saya minta maaf. Semua ini menjadi pelajaran untuk kita lebih memperbaikinya ke depan,” kata Kapolres.

Sementara itu, AKP Haris Akhmad Basuki, berargumen, apa yang dilakukan hanya semata-mata menjalankan tugas sesuai ketentuan. “Dalam hubungan kemanusian ada yang namanya komunikasi verbal untuk saling menyatukan. Namun begitu, sebagai pria dewasa dan lapang dada, saya mohon maaf atas tindakan saya. Baik itu kepada yang pernah tersakiti ataupun merasa terhalangi kinerja jurnalisnya,” jawabnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top