Pariwara
Metro Kendari

DAU Sultra Belum Ideal

Nasir Andi Baso.

KENDARIPOS.CO.ID — Dana pembangunan utama setiap daerah bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebagai komponen dari belanja APBN. Itu bertujuan untuk pemerataan kemampuan keuangan setiap daerah. Hanya saja jumlahnya berbeda-beda, tergantung persetujuan Presiden atas usul Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Soal itu Sultra bersama 7 provinsi kepulauan lainnya menilai prinsip desentralisasi itu belum cukup adil. Sebab, DAU untuk provinsi daratan masih begitu jauh kesenjangannya dengan provinsi di kepulauan.

Itu menjadi topik pertemuan pemerintah provinsi dengan kementerian terkait pada Jumat (19/1) lalu. Kepala Bappeda Sultra, Nasir Andi Baso yang menghadiri pertemuan itu mengatakan ada 8 provinsi kepulauan di Indonesia menyuarakan harapan keadilan atas “perbedaan perlakuan” karena alasan geografis itu. “Ada 8 provinsi kepulauan di Indonesia. Salah satunya itu Sultra, kita rapatkan menuntut adanya keadilan berkaitan dengan hak-hak geografis kita yang harusnya menjadi pertimbangan DAU,” ungkapnya, senin (22/1).

Selama ini, rumus DAU hanya menghitung luas daratan dan jumlah penduduk. Sementara, Sultra notabenenya memiliki 80 persen. Ada 501 pulau dan 17 kabupaten kota. “Padahal seharusnya perlu dipikirkan juga bahwa tantangan kita cukup berat, aspek infrastruktur misalnya, biayanya besar karena akses laut, dibandingkan dengan wilayah daratan itu jauh costnya,” kata Nasir Andi Baso.

Masih kata dia, provinsi kepulauan sudah sepakat akan terus memperjuangkan itu hingga mendapat komitmen positif dari pemerintah pusat. “Ini akan terus didorong. Kepulauan Riau juga antusias untuk hal ini,” tandas Nasir Andi Baso. (ely/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top